oleh

Gas LPG Subsidi Langka, Puluhan Warga Mengeluh di Pangkalan SPBU 14.214.225.

-Headline-312 views

Labuhanbatu, (cMczone.com) – Puluhan warga mengeluhkan cara pendistribusian Pangkalan Gas LPG 3 Kg di SPBU 14.214.225 di Jalan Ahmad Yani, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut, Jumat (7/12/2018).

Pasalnya, mereka sejak lama sudah mengantri untuk mendapatkan gas LPG 3kg di Pangkalan tersebut, namun pihak Pangkalan tidak terlihat dilokasi.

Dari beberapa keterangan warga yang ikut antri, sudah berjam jam mereka menunggu dari jam 15.00 Wib sampai dengan jam 17.30 Wib, gas LPG 3Kg sudah di antar ke Pangkalan SPBU tersebut, namun pihak mandor SPBU belum juga membagikannya ke masyarakat yang menunggu.

” Udah dari tadi siang kami menunggu disini. Alasan orang spbu mandornya lagi istrahat” kata Ani dilokasi.

Baca Juga :   Tidak Ada Aral Melintang, Malam Ini Ustad KH. DR. Muhammad Yahya Waloni Isi Ceramah di Desa Pulau Jambu.

Senada juga dikeluhkan Rani, ia mengaku sejak pukul 15.00 Wib turut mengantri, demi mendapatkan LPG 3 Kg tersebut.

” Kalau aku dari tadi jam tiga sore sampai sekarang juga belum ada mandornya yang jual, dikunci pintu kacanya. Gimana awak mau masak kalau gini” ungkapnya.

Bahkan parahnya lagi, cerita para ibu ibu yang turut mengantri mengatakan, dari 50 tabung Gas LPG subsidi 3Kg yang masuk setiap hari, pihak mandor SPBU hanya setengahnya di distribusikan kepada masyarakat.

“Iya bang, terkadang sakit hatinya kami membeli gas 3kg disini, udah jelas jelas kita lihat masih banyak tersisa gas 3kg yang berisi, namun pihak spbu gak mau menjualnya, alasannya itu untuk para karyawannya,” keluh salahsatu ibu, diamini ibu-ibu rumah tangga lainnya.

Baca Juga :   Kapolres Jalin Sinergitas Dengan BPN Muaro Jambi

Pantauan dilokasi hingga pukul 18.30 Wib gas LPG subsidi itu baru di didistribusikan ke masyarakat yang mengantri disana.

Terpisah, Ibu Aira, selaku pihak SPBU yang mendistribusikan gas LPG 3Kg saat di konfirmasi mengatakan, saat kedatangan mobil pengantar gas 3kg dari agen, bersamaan dengan jam istirahat.

“Betul bang, memang baru aja ini kami bagi kemasyarakat jam 18.30 wib, sebab tadi saya lagi istirahat,” Katanya.

Disinggung terkait adanya jatah gas 3kg untuk seluruh karyawan, iya menyatakan tidak benar.

“Gak benar itu bang, mana mungkin setengah dari kedatangan gas 3kg untuk jatah karyawan, tapi kalau ada salahsatu karyawan memesan, ya kita sisihkan,” cetusnya.(M. SUKMA)

Komentar

Berita Lainnya