oleh

Peran Konselor Dalam “Pemulihan” Korban Penyalahgunaan Narkoba

Oleh : Habiburrahman

OPINI – Maraknya penyalahgunaan narkoba di indonesia sudah menjadi persoalan yang sangat serius, hampir merata di semua kalangan masyarakat mulai dari para pelajar, mahasiswa, bahkan telah merambat kedunia profesi seperti guru, dokter, artis, dan bahkan di pemerintah.

Hal ini yang membuat peran konselor sangat penting dalam menangani proses pemulihan (Recovery) sebagai fasilitator dalam proses penanganan korban penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) dengan cara membantu, memantau dan memberikan bimbingan agar korban penyalahgunaan Narkoba bisa pulih dan menjalani hidup lebih baik.

Mengingat bahwa permasalahan narkoba di tanah air menjadi permasalahan yang kompleks, baik penyebab, dampak maupun penyebaran  Narkoba itu sendiri yang menjadikan sebuah realitas yang sangat meresahkan dalam perkembangan generasi muda di Indonesia. Maraknya peredaran narkoba dengan berbagai modus baru dapat mengintai siapa saja baik dari segi umur, jenis kelamin, komunitas, ras, suku,
budaya dan bangsa. Alasannya penyalahgunaan narkoba merupakan tanpa hak melawan hukum dan hal tersebut tidak dapat ditoleransi oleh masyarakat.

Baca Juga :   Dansatgas TMMD 102 Kep. Selayar Buka Puasa Bersama Dengan Wartawan

Faktanya, kebanyakan pecandu narkoba tidak dapat di ketahui oleh sebagain masyarakat dan di anggap sebagai masyarakat biasa. Padahal ketergantungan dengan narkotika, obat dan bahan berbahaya lainnya sangat mempengaruhi kinerja otak, gangguan psikis, gangguan fungsi sosial dan bertentangan dengan nilai-nilai hukum dan agama.

Dalam proses pemulihan tersebut itu yang membuat peran seorang konselor sangat penting dalam memberikan pelayanan untuk korban penyalahgunaan Narkoba dan dapat langsung berinteraksi dengan pecandu.

Selain itu, dalam menanggulangi korban penyalahgunaan di tanah air, pemerintahan dan seluruh pihak terkait harus dapat bersinergi dalam upaya pencegahan, pemberantasan hingga mengarahkan korban penyalahgunaan ke pusat rehabilitas dengan bertujuan untuk membantu menumbuhkan kembali rasa kesadaran dan tanggung jawab bagi para korban penyalahgunaan narkoba terhadap masa depan, keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :   Fenomena Golput Serang Kota Pekanbaru

Kerna rehabilitasi menjadi tempat pembinaan dan mendidik korban penyalahgunaan narkoba agar dapat mencegah dan menolak narkoba dengan cara melatih keterampilan psikososial dan mengembangkan percaya diri, dan dapat bertanggung jawab atas terapi yang sudah di tetapkan. (Red/***)

Loading...

Komentar

Berita Lainnya