Bisa Sebabkan Kematian, Petugas DPKP Evakuasi Sarang Tawon Tabuan

  • Bagikan

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, berhasil mengevakuasi sarang tawon jenis Tabuan Tanah di atap rumah warga di Jalan Sebauk, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Senin (19/4/2021). 

Menurut Kepala DPKP Hantoni, pihaknya menerima laporan dari seorang warga bernama Kasem, yang juga Ketua RW 06. Kasem menginformasikan adanya sarang tawon pada pukul 16.00 WIB. Dan evakuasi dilaksanakan usai berbuka puasa.

“Setelah kami menerima laporan warga, anggota kami dari Pos 10 Senggarang langsung mengecek ke lokasi. Setelah memastikan, kami segera melakukan evakuasi setelah berbuka puasa,” kata Hantoni.

Hantoni menjelaskan, untuk penanganan tawon, petugas sudah dilengkapi dengan pakaian khusus. Biasanya penanganan dilakukan dengan dua cara, sesuai jenis tawon. Untuk tawon jenis Madu, penanganan biasanya dengan mengevakuasi sarang tawon, kemudian memindahkan ke lokasi yang aman.

Baca Juga :   Tindak Tegas PLT KADIS DIKBUD Muaro Jambi Karena Mengeluarkan Kebijakan Konyol

Sedangkan untuk jenis tawon Tabuan Tanah, penanganan dilakukan dengan cara sarang tawon masukkan karung dan dimatikan. Sebab, tawon jenis ini membahayakan dan mematikan.

“Jenis lebah ini yang kami tangani ini, jenis yang membahayakan, bahkan mematikan. Sehingga harus berhati-hati untuk menanganinya. Sarang beserta lebah kami masukkan karung, lalu kami bawa ke tempat yang lebih aman, kemudian mematikan tawon dengan cara menyemprotkan api ke sarang tawonnya,” ujar Hantoni.

Dikatakan Hantoni, hampir setiap hari banyak laporan masuk soal sarang tawon ataupun gangguan binatang berbisa lain, seperti ular.

“Sekarang ini, Alhamdulillah sudah jarang terjadi kebakaran. Tapi hampir setiap hari kami menerima laporan warga terkait adanya gangguan tawon ataupun binatang berbisa seperti ular,” imbuh Hantoni.

Baca Juga :   Jelang Pilgubri, Para Cagubri mencari pasangan untuk maju di PILKADA Riau 2018

Editor : Budi Adriansyah

  • Bagikan
error: Content is protected !!