oleh

Komnas Perlindungan Anak Turut Berduka Atas Kebakaran di Langkat

JAKARTA – Terkait insiden kebakaran pabrik mancis yang memakan banyak korban jiwa, Perlindungan Anak menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya atas meninggalnya puluhan buruh termasuk anak-anak akibat dari terbakarnya pabrik Mancis Rumahan di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6/2019).

Dari informasi dihimpun Tim Investigasi Cepat Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara dan LPA Langkat ditemukan 5 orang anak menjadi korban.

Kebakaran dipicu dari ledakan tabung gas akibatnya api langsung muncul dan menyambar pabrik yang lebih pantas disebut rumah itu.

Api langsung membesar dan tidak terkendali karena bangunan pabrik itu terbuat dari papan akibatnya puluhan buruh yang sedang bekerja tak sempat keluar akibatnya semuanya tewas terpanggang.

Sejumlah warga panik langsung segera mendatangi lokosi kebakaran berupaya memadamkan api serta memberikan pertolongan kepada korban.

Kapolsek Binjai melalui Kasubag Humas Polres Langkat AKBP Arnol Hasibuan SH menyebutkan, setelah api dapat dipadamkan puluhan mayat ditemukan bergelimpangan sungguh pemandangan yang sangat menyayat hati.

Api baru dapat dipadamkan keseluruhannya setelah 3 unit mobil pemadam kebakaran Pemko Binjai dan unit dari Pemkab Langkat diturunkan ke tempat kejadian perkara.

Diantara mayat orang dewasa yang didominasi perempuan itu juga ditemukan anak-anak. Menurut warga di sana mayoritas pekerja berasal itu umumnya beradal dari Desa Sambirejo, namun ada juga yang berasal dari Stabat Kota Binjai.

Selain itu, Komnas Perlindungan Anak Indonesia akan mendesak Gubernur Sumatera Utara, juga Bupati Langkat untuk segera melakukan langkah-langkah rehabilitasi sosial santunan bagi keluarga korban dan menjadikan peristiwa ini instropeksi atas lemahnya kewajiban pengawasan pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan maupun industri rumahan tanpa pengawasan..

Arist Merdeka Sirait, Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak memiluhkan peristiwa ini kerna lemahnya fungsi pengawasan terhadap pengawasan ketenagakerjaan, sebutnya. (**)

Komentar

Berita Lainnya