oleh

Diduga Tidak Sesuai Bestek Pembangunan Box Culvert Desa Kebun Durian Terkesan Asal – Asalan

-Headline-611 views

Keterangan Foto : Kondisi Box Culvert Desa Kebun Durian Usai Dibangun Terlihat Retak

Kampar, (cMczone.com) – Pekerjaan proyek pembangunan box culvert yang diduga menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar -Riau diduga tak sesuai bestek. Pasalnya, baru beberapa hari selesai dibangun Box Culvert tersebut sudah retak terkesan asal – asalan.

Ironisnya lagi pihak kontraktor juga diduga kangkangi Undang – Undang No 14 Tahun 2018 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang mana tidak dijumpainya plang infomasi proyek sehingga tidak diketahui pagu anggran proyek tersebut.

“Baru selesai dibangun namun kondisi sudah retak ” ujar salah satu warga yang enggan namanya dipublis kepada media saat meminta sumbangan di lokasi pembangunan proyek box culvert.

Baca Juga :   Diduga Oknum WNA, Potong Jalan Kampung Delik, Seorang Wartawan Terancam Dihabisi

Masih kata warga, kami sebagai masyarakat sangat menyayangkan sekali pembangunan box culvert di Desa ini. Pasalnya bangunan tersebut baru saja dibangun namun keadaanya sudah rusak dibagian lantai sudah retak dikhawatirkan nantinya bisa amblas dan membahayakan pengendara yang lewat,”terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga saat melintas dijalan tersebut mengatakan,” sebelum proyek box culvert ini dibangun kondisi jalan memang memprinhatinkan, dan patut untuk dibangun box culvert namun sayang setelah mendapatkan bantuan pembangunan box culvert malah tidak dibangun dengan baik ?, Tentunya hal ini sangat kami sayangkan, dan jauh dari harapan, baru dibangun sudah retak,”beber Agus kepada media ini Kamis (24/10/2019).

Baca Juga :   Pangkat Kopral Jabatan Jendral, Status Plt Kabag Umum Dipertayakan

Sambungnya , kita sangat kesal dan kecewa sekali dengan pembangunan yang diduga asal-asalan tersebut. Kita berharap pihak terkait mengecek kondisi box culvert, aparat hukum bisa bertindak kalau memang ada dugaan indikasi aroma korupsi tindak tegas agar ada efek jera,”tutupnya.**(tim).

Komentar

Berita Lainnya