oleh

Warga Kinari Gempar, Alex Kurniawan Ditemukan Tergantung di Pohon Cubadak

SOLOK, CMCZONE.COM– Masyarakat Jorong Bungo Harum, Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, digemparkan dengan kasus penemuan mayat seorang pria, yang tewas tergantung dibatang pohon cubadak (nangka) di Dusun Sawah Sundi, Senin (4/11) sekitar pukul 05.30 wib.

Korban yang kemudian diketahui bernama Alex Kurniawan (22) itu, merupakan seorang karyawan swasta di sebuah Koperasi di Kota Pariaman.

Loading...

Jenazah Alex yang masih bujangan ini, pertama kali diketahui tergantung dengan tali plastik melilit di lehernya, di batang pohon nangka persis di belakang rumahnya itu, oleh ibu kandung korban sendiri bernama Lasmawati (41).

Saat ditemukan, korban mengenakan celana hawai sebatas lutut berwarna hitam dengan baju kaos juga berwarna hitam

Senin pagi yang naas itu, ibu kandung korban Lasmawati yang berniat ke kamar mandi di bagian belakang rumahnya, sontak dibuat kaget dan nyaris pingsan.

Begitu melihat tubuh anak laki-laki kesayanganya, si sulung dari tiga bersaudara itu, dalam kondisi tergantung dengan seutas tali melilit di leher.

Ibu korban langsung berteriak mintak tolong. Hingga sanak keluarga korban yang lainnya, berhamburan berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP) di belakang rumah korban.

Tak lama berselang, jenazah korban lalu diturunkan dari posisinya tergantung dibatang pohon nangka itu. Oleh sanak keluarga korban dibantu para tetangga, disaksikan ayah kandung korban bernama Dasrizal (43) dan anggota keluarga lainya.

Untuk kemudian jenazah korban Alex Kurniawan yang terkenal sebagai anak yang baik dan sopan juga pandai bergaul itu, dipindahkan ke ruang tengah rumahnya untuk disemayamkan.

Menurut mamak korban bernama Lukman (45), pihak keluarga korban sama sekali tidak menyangka, kalau peristiwa duka itu bisa terjadi menimpa diri korban Alex Kurniawan.

Karena kata Lukman mengemukakan, sebelum peristiwa itu terjadi, keluarga besar mereka samak sekali tidak melihat anda tanda-tanda atau gelagat aneh sedikitpun dalam aktifitas korban seharian.

Apalagi katanya, korban sendiri diketahui baru beberapa hari ini, tiba di rumah orang tuanya di Sawah Sundi Jorong Bungo Harum Nagari Kinari, dari tempatnya bekerja di sebuah Koperasi di Pariaman itu.

Selama bekerja di Pariaman, korban diketahui kost atau mengontrak sendirian tak berapa jauh dari kantor Koperasi tempat dia bekerja.

Pasca peristiwa itu, sejumlah petugas Polsek Bukit Sundi yang mengetahui peristiwa itu, tiba di tempat kejadian perkara dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolres Solok Kota melalui Kapolsek Bukit Sundi Iptu Tamrin didampingi Kanit Reskrim Bripka Afrianto, SH kepada media ini di rumah korban mengatakan, dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, petugas tidak menemukan tanda tanda luka bekas penganiayaan.

Petugas katanya, hanya melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

Karena dari pihak keluarga korban sendiri, tidak mengizinkan petugas medis setempat melakukan visum et repertum terhadap jenazah korban.

Wali Nagari Kinari Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok, Yandrifa, yang juga melayat kerumah duka dengan ratusan warga setempat lainya, kepada media ini menyebutkan, setelah disolatkan jenazah korban selanjutnya dimakamkan, dipandam pekuburan keluarganya di Sawah Sundi Jorong Bungo Harum. (ris)

Komentar

Berita Lainnya