oleh

Cegah Desa Stunting, DPPKBP3A Kampar dan Desa Ranah Singkuang Gelar Penyuluhan

-Headline-165 views

Kampar, (cMczone.com) – Dinas Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar , Puskesmas Kampar bekerja sama dengan Desa Ranah Singkuang pada Jum’at (29/11/2019) melaksanakan penyuluhan ibu hamil dan balita dalam pencegahan Stunting melalui Dana Desa Tahun anggran 2019.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan dari DPPKBP3A Kabupaten Kampar selaku moderator, Pihak KB dari Kecamatan Kampar, pihak Puskesmas Kampar, Kepala Desa Ranah Singkuang, Ibu – Ibu PKK Desa Ranah Singkuang dan Puluhan masyarakat Desa Ranah Singkuang.

Perwakilan DPPKBP3A Herniwati kepada media menyampaikan bahwa Desa Ranah Singkuang merupakan salah satu Desa yang tercatat sebagai Desa Stunting untuk itu kita harapkan semua elemen baik Kader PKK dan Kader Posyandu mari sama – sama satukan Visi dan Misi untuk menjadikan Desa Ranah Singkuang yang lebih baik lagi.

Baca Juga :   Datuk Penghulu Muncak Minta Kenegerian Simandolak Kompak dan Bersinergi

” Desa Ranah Singkuang tercatat sebagai Desa Stunting untuk itu mari sama – sama kita satukan niat jadikan Desa Ranah Singkuang jauh lebih baik lagi”ujarnya

Lebih jauh dikatakan Herniwati bahwa kegiatan ini adalah program Nasional semua Desa Stunting harus dilakukan kegiatan tidak hanya dari DPPKBP3A saja, untuk itu kita harus mengerakkan dipungsi PKK memang unjung tombak PKK adalah data wisma jadi dasar wisma harus aktif karena data semua data adalah data wisma jadi kalau aktif data wismanya Insya Allah tidak akan ada masalah,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Ranah Singkuang dalam sambutannya menyampaikan,” Ucapan terimakasih kepada seluruh undangan yang sudah berkenan hadir pada kegiatan pelatihan atau penyuluhan ibu hamil dan balita dalam pencegahan Stunting melalui Dana Desa Tahun anggran 2019.

Baca Juga :   EVALUASI DIRI MENJADI PRIBADI YANG BERTAQWA

Kegiatan ini sangat bermamfaat untuk kita semua terutama untuk iibu hamil dan Balita, dan juga kita harapkan seluruh Kader, baik Kader PKK dan Kader Posyandu dapat mengikuti acara ini dari awal sampai akhir dapat diikuti dengan baik agar tujuan hasil dari kegiatan ini dapat terlaksana,”katanya.

Masih kata Kepala Desa bahwa acara ini bukan hanya sebagai acara seremonial saja kami ingin di Desa ini tidak tercatat lagi sebagai Desa Stunting, maka salah satu cara mencegah Stunting adalah dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat,”beber Kades.

” Kedepannya kepada seluruh Kader terutama Kader Posyandu agar dapat meyampaikan apapun terkait meningkatkan kesehatan ditengah masyarakat,”tutup Kamar.****(Asril).

Komentar

Berita Lainnya