oleh

Waduh !!! Jalan Desa Pandan Makmur Usai Dipatching, Rusak Kembali

Tanjabtim, (cMczone.com) – Lemahnya pengawasan dari pihak terkait atas proyek pengerjaan jalan aspal di Desa Pandan Makmur, Blok C, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, senilai Rp. 2. 168. 608. 000, kini menjadi sorotan publik.

Dari hasil pantauan awak media yang tergabung dalam Group Tiger (Tim Geragai) di lapangan, Sabtu (14/3/2020), proyek yang telah selesai pengerjaannya dan belum seumur jagung itu sudah memiliki beberapa titik kerusakan.

Dan kerusakan tersebut sudah diperbaiki atau ditambal sulam (patching). Namun, patching tersebut cuma bertahan beberapa hari. Kini rusak kembali dan mengelupas.

Kini masyarakat mulai ramai membicarakan proyek jalan dengan dana fantastis yang dibangun pada Tahun 2019 itu. Proyek yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tanjung Jabung Timur itu, beberapa hari terakhir viral diberitakan diberbagai media onlline, termasuk juga di media sosial Facebook.

Baca Juga :   Rumah Makan Bungo Padi Siap layani warga Kota Pekanbaru dan sekitarnya

Sebelumnya, Indro, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut menerangkan, pekerjaan itu panjangnya sesuai kontrak, yakni 400 M dengan ketebalan 10 CM. Namun, atas dasar permintaan masyarakat, pekerjaan tersebut mengalami perubahan fisik.

“Panjangnya menjadi 900 M, sementara ketebalannya menjadi 6 CM,” ungkap Indro.

Disinggung apakah perubahan kontrak tersebut bisa dilakukan. Menurutnya, bisa melalui CCO (Contract Change Order).

“Bisa, karena permintaan masyarakat,” ujar Indro saat dikonfirmasi awak media di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjung Jabung Timur, Rabu (5/2/2020) lalu.

Tim Tiger mencoba beberapa kali ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjung Jabung Timur untuk upaya konfirmasi, namun pihak-pihak terkait selalu tidak ada di kantornya.

Baca Juga :   Gunakan Penerangan Lampu Mobil, Pemuda Kampar Tetap Semangat Persiapkan Musda KNPI

Jumat (14/3/2020), Tim Tiger kembali mencoba untuk menemui Kepala Bidang Bina Marga, H. Raden Edi, lagi-lagi Tim Tiger gagal menemuinya,  hingga berita ini diterbitkan kembali.

Editor: Budi Adriansyah

Laporan: Tim/Jhon.T

Loading...

Komentar

Berita Lainnya