oleh

Gandeng FPII dan BPAN LAI, Kades Lata-Lata Laksanakan Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Halmahera Selatan, (cMczone.com) – Menindaklanjuti arahan Bupati Halmahera Selatan (Halsel) dalam pelaksanaan sosialisasi tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19 dan Pembentukan Tim Satgas Bencana di desa, Kepala Desa Lata-Lata, Kecamatan Kasiruta Barat, Abdul Malik Gama, mengambil langkah cepat bersama Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Halsel dan Badan Penelitian Aset Negara Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN LAI) didampingi Babinsa, langsung menuju Desa Lata-Lata.

Setibanya di Desa Lata-Lata, Malik langsung melakukan pembentukan Tim Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 tingkat desa bersama Babinsa Lata-Lata Kodim 1509/Labuha, Serda Dafrin Adam, FPII dan BPAN LAI,

Dalam kegiatan tersebut, Malik membagikan masker yang dilanjutkan dengan pemasangan baliho didua tempat, yakni di depan Kantor Desa Lata-Lata dan di kawasan pelabuhan sebagai bentuk sosialisasi awal Pencegahan Penyebaran Covid-19 disertai dengan pembacaan Maklumat Kapolri yang dibacakan Ketua BPAN LAI, Sarjan Taib.

Baca Juga :   Proyek Siluman Mulai Bergentayangan di Kecamatan Geragai

Sosialisasi berupa himbauan langsung kepada masyarakat dilakukan Malik dengan menggunakan sound sistem dan sambil berkeliling desa.

“Untuk pencegahan penyebaran Covid-19 berdasarkan arahan bupati, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, rutin mencuci tangan dengan sabun, minum air mineral 8 gelas/hari, jaga kebersihan lingkungan, jika demam dan pilek segera ke rumah sakit atau Puskesmas, rajin olah raga, bila pilek maupun batuk segera gunakan masker, jangan dekati orang yang terinfeksi dan yang paling utama jangan lupa berdo’a,”  kata Malik, Kamis (26/03/2020).

Dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di beberapa tempat, diantaranya masjid, gereja, sekolah dan tempat-tempat umum yang biasa dikunjungi masyarakat.

Baca Juga :   Setelah Dikarantina/Isolasi Selama 14 Hari, Ini Pesan Kapolsek Geragai

Setelah itu, dilakukan pemasangan tempat cuci tangan  di 4 titik yakni, masjid, gereja, pelabuhan dan di Kantor Desa Lata-Lata yang disertakan dengan sabun cair.

“Mengingat, pasokan masker, hand sanitaizer di Kota Labuha sangat-sangat kurang dan bahkan tidak ditemukan, saya sudah memesan 500 masker yang mungkin akan datang beberapa hari lagi,” pungkas Malik.

Editor: Budi Adriansyah

Penulis: Donny Liany

Sumber: FPII 

Loading...

Komentar

Berita Lainnya