oleh

Pentingnya “Physical Distancing” Disaat Pandemi Corona

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Apa Itu Physical Distancing? Physical distancing semakin banyak digunakan untuk membantu orang memahami apa yang perlu mereka lakukan untuk mencegah penularan Virus Corona (Covid-19).

Dikutip dari tirto.id, Dr. Jeff Kwong mengatakan, bahwa istilah social distancing banyak yang belum mengerti istilah tersebut, bahkan merupakan bentuk kekhawatiran.

“Kami mulai dengan istilah ‘jarak sosial’ [social distancing] dan saya pikir beberapa orang tidak mengerti apa artinya itu, dan mereka khawatir hal itu dapat menyebabkan isolasi sosial,” kata Dr. Jeff Kwong, spesialis penyakit menular dan profesor di Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas di University of Toronto.

“Jadi kami merasa bahwa mungkin kami harus benar-benar menggunakan istilah ‘jarak fisik’, karena ini benar-benar tentang terpisah secara fisik, dan secara sosial kita perlu tetap bersatu, tetapi hanya dengan cara virtual,” ujar Kwong.

Baca Juga :   Cegah Covid-19, Kepenghuluan Suak Temenggung Bagikan 900 Masker

Seperti yang dikatakan Freeland dalam konferensi pers, menjaga jarak secara fisik berarti tetap berada di dalam rumah kecuali anda harus pergi bekerja atau membeli bahan makanan.

Pejabat kesehatan menekankan, isolasi dari orang lain adalah cara untuk mencoba membatasi penyebaran Covid-19. Kwong mengatakan jarak fisik sangat penting dalam membantu mencegah penyebaran Covid-19.

Jika orang terus menentang perintah, itu akan memiliki efek yang menghancurkan, kata Kwong.

“Jika orang tidak melakukan ini, kami akan terus melihat semakin banyak kasus, dan kemudian rumah sakit kami dipenuhi dan orang-orang akan mati karena tidak ada tempat tidur yang cukup atau cukup ventilator,” kata Kwong.

Suzanne Sicchia, seorang profesor di Pusat Interdisipliner untuk Kesehatan dan Masyarakat di University of Toronto mengatakan, memerangi wabah Covid-19 adalah sesuatu yang semua orang perlu menjadi bagian darinya.

Baca Juga :   Musik Gubano Kampar, Yang Kian Terkikis Oleh Waktu.

Manusia adalah makhluk sosial, katanya, jadi penting bagi kita untuk memikirkan kewajiban untuk saling membantu melewati wabah ini.

“Kami ingin dan perlu mendorong hal-hal seperti solidaritas sosial, kerja sama sosial dan tanggung jawab sosial,” kata Sicchia.

“Ini adalah inti dari tindakan yang telah diminta atau diminta untuk dilakukan untuk membantu meratakan kurva dan melindungi mereka yang berisiko terbesar dari komplikasi serius atau kematian. Mengubah bahasa kita dari ‘jarak sosial’ ke ‘jarak fisik’ adalah upaya beberapa orang untuk menangkap dan mengomunikasikan semua ini dengan lebih jelas,” ujarnya.

Editor: Budi Adriansyah

 

Loading...

Komentar

Berita Lainnya