oleh

Gerakan itu bernama “SUGER BERGERAK”

Pariaman,(cMczone.com) – Ketika pandemi covid-19 melanda, semua orang terjebak dalam situasi sulit dan tidak biasa-biasa saja. Lumpuhnya perekonomian, terancamnya kesehatan, dan munculnya ketakutan hingga kekhawatiran terhadap angka kematian telah merebak kedalam lini masayarakat luas. Didalam situasi seperti ini, maka diperlukan gagasan dan aspirasi dari mereka yang sadar dan menggerakkan pikiran serta hati untuk sama-sama menawarkan solusi yang mampu menjawab problematika yang terjadi.

Ketakutan, keresahan, dan kesulitan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat semakin mengkhawatirkan karena kondisi pandemi covid-19 ini telah suskes “memenjarakan” segala hal. Lebih mirisnya lagi, sebagian masyarakat yang awalnya sudah susah karena himpitan perekonomian semakin merasakan beban hidup yang harus ditanggung. Dari hal tersebut, sudah jelas bahwa harus ada gebrakan dan gerakan yang harus dicanangkan agar semuanya tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :   Sikap Dalam Mengahadapi Wabah Corona : Perspekstif Aliran Dalam Islam

Sebagai aset pembangunan dan kader perubahan bangsa, pemuda adalah sekelompok orang yang harus mengabdikan dirinya untuk membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi, apalagi ditengah bencana besar seperti pandemi covid-19.

Berangkat dari ketidak nyamanan dan keresahan terhadap kondisi “bar-bar” seperti sekarang ini dan adanya rasa kepedulian untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, maka para pemuda dari berbagai latar belakang organisasi, nagari, dan pendidikan berkumpul untuk menyatukan aspirasinya tanpa memikirkan perbedaan yang terjadi, yang pokok adalah bagaimana semua masalah ini dapat dibantu agar teratasi. Inilah yang menyebabkan kemunculan gerakan kemanusiaan “SUGER BERGERAK”.

“Bergerak untuk berdampak” adalah slogan yang dibawa oleh Suger Bergerak dengan filosofi bahwa gerakan ini muncul untuk memberikan manfaat dan dampak kebaikan terhadap masayarakat yang terdampak. Tidak hanya dalam hal diatas, Suger Bergerak juga lahir untuk membantu pendataan dengan melihat fakta lapangan kondisi masyarakat yang ada dan memperjuangkan amanat penderitaan rakyat. Misalnya saja, jika terdapat masyarakat yang belum pernah tersentuh bantuan atau belum memiliki data kependudukan maka akan dibantu diuruskan. Pun dalam hal lain, Suger Bergerak juga mengawal dan mengawasi kinerja aparat pemerintahan dalam pendistribusian bantuan.

Baca Juga :   Dari Kopi Aku Belajar Menghargai Proses

Dengan penggalangan dana melalui donasi untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk sembako, hand-sanitizer, masker dan barang keperluan lainnya, Suger Bergerak telah mampu membantu meringankan beban yang ditanggung masyarakat, apalagi juga dalam suasana bulan Ramadhan dan akan menghadapi lebaran. Sebagai pelopor gerakan kemanusiaan oleh pemuda Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Suger Bergerak juga telah sukses memberikan motivasi dan inspirasi kepada para pemuda yang terdapat didaerah lainnya untuk sama-sama bergerak mengatasi permasalahan diatas.

By : Muhammad Ilham

Komentar

Berita Lainnya