oleh

Pembangunan Rabat Beton Kelurahan Talang Babat Diduga Tidak Mementingkan Skala Pioritas

Tanjabtim, (cMczone.com) – Pembangunan jalan rabat beton yang terletak di RT 12 Kelurahan Talang Babat Kecamatan Sabak Barat Kabupaten Tanjung Jabung Timur terkesan dipaksakan dan diduga tidak mementingkan skala prioritas.Sebab, dari hasil pantauan awak media bersama tim di lapangan, rabat beton tersebut hanya mengarah untuk satu rumah warga saja dan itu pun jauh dari ujung jalan rabat beton tersebut.

Menanggapi hal ini, Ismail, selaku Ketua Kelompok Suwadaya Masyarakat Manunggal Bakti (KSM) yang mengaku mengerjakan proyek tersebut ketika dikonfirmasi awak media melalui seluler pribadinya menerangkan, bahwa pekerjaan yang didanai melalui Dana Kelurahan tahun 2020 itu adalah hasil yang diajukan masyarakat melauli Musrenbang Kelurahan Talang Babat.

Baca Juga :   Pembangunan Jembatan Parit 8 Diduga Kangkangi UU KIP

“Iyo itu kan jalan tembus, benar bang masuk musrenbang tu,” terangnya, Kamis (15/01/2020).

Ia juga mengakui, selain saat ini hanya ada satu rumah warga saja di ujung jalan tersebut. Nantinya rabat beton itu akan menjadi jalan tembusan untuk menuju mushola di RT 12.

“Itu kan ada rumah yang di belakang rumah bapak apo tu bang. Kan dak ado jalan ke musolah, itu musolah RT 12 di belakan rumah pak polisi tu,” katanya.

Lebih jauh Ia menjelaskan, rabat beton tersebut harus cepat dibangun karena untuk antisipasi agar warga yang menghibahkan tanah untuk jalan tidak kembali menarik kembali tanah hibahnya setelah di daerah tersebut ramai.

Baca Juga :   Kepsek SMP N4 Dendang Lakukan Rapat Kordinasi Komite dan Wali Murid

Menurutnya, hal seperti menarik kembali tanah yang telah dihibahkan sering terjadi di Kelurahan Talang Babat.

“Masalahnya bigini mas, sering terjadi tanah yang sudah dihibahkan setelah ramai di tarik balik,” tukasnya.

“Karena itu baru dihibahkan, antisipasi jangan terjadi seperti yang sudah-sudah gitu kan. Karena sering terjadi jalan ditutup orang,” tambah Ismail.

Kemudian Ia mengatakan, jika pembangunan rabat beton itu menggunakan Dana Kelurahan sebesar Rp.100.000.000,00 (Seratus Juta Rupiah). Dengan volume 2.10×80 meter persegi.

“Lebarnya dua meter sepuluh kali delapan puluh meter. Dananya seratus jutah tu bang,” tutupnya.(sahrul)

Komentar

Berita Lainnya