oleh

Ansar Ajak Hindari Politik Hoax dan Ujaran Kebencian

Batam, Kepri (cMczone.com) – Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), H. Ansar Ahmad, SE, MM, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2020 sebagai pesta demokrasi yang damai tanpa Hoaks, Ujaran Kebencian, dan Suku Agama dan Ras (SARA).

Menurut Ansar, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 berbeda dengan Pemilu sebelumnya, karena Hoaks hingga Ujaran Kebencian masih bertebaran di Media Sosial (Medsos).

Bahkan, keributan di Medsos bergeser dan muncul di dunia nyata.

“Ini yang harus kita cegah dan kita hindari. Hoax, Ujaran Kebencian dan SARA bisa memutus silaturahmi dan bahkan bisa timbulkan gesekan di masyarakat,” kata Ansar saat ditemui media disela-sela acara silaturahmi dengan Kaum Muda di Tanjung Uma, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (5/9/2020).

Baca Juga :   Waduh !!! Jalan Desa Pandan Makmur Usai Dipatching, Rusak Kembali

Mantan Bupati Bintan dua periode ini mengatakan, bahwa fenomena itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami negara lain saat penyelenggaraan Pemilu. “

“Fenomenanya seperti ini, kita bangsa Indonesia diserang dengan fenomena seperti ini. Jadi, harus ambil sikap, salah satu di antaranya kita harus bersatu-padu mempunyai keinginan untuk kita damai,” ujar Ansar.

Selain itu, Ansar mengatakan, bahwa semua pihak harus melakukan pencegahan meski ada penegakan hukum dari pihak aparat penegak hukum.

Menurut Ansar, salah satu cara agar terwujudnya kondisi itu adalah dengan mewarnai Medsos dengan kebaikan, kedamaian dan hal-hal positif yang membangun persatuan sesama anak bangsa.

“Mari kita jadikan momentum Pilkada ini sebagai ajang memupuk silaturahmi dan mempererat persaudaraan. Kalau semua berkontribusi dalam membangun nilai-nilai kebaikan, baik di Medsos maupun di dalam kehidupan sehari-hari, Insha Allah Kepri Aman,” ujar Ansar sambil tersenyum.

Baca Juga :   Ketua Presidium FPII Melantik Ary Wijaya Sebagai Setwil FPII Provinsi Babel 

Editor: Budi Adriansyah | Sumber: Bidang Penggalangan Opini DPD Golkar Provinsi Kepri

Komentar

Berita Lainnya