oleh

Direktur MC RAMAH: Masyarakat Saya Harap Jangan Terjebak Dengan Jargon ”Lanjutkan”

Tanjabtim, cMczone.com) – Pertarungan Pemilihan kepala daerah di Tanjab Timur Berlangsung hangat, Pasalnya Head to Head antara Petahana R2 dan Penantang RAMAH mempunyai kekuatan seimbang. Pasangan Abdul Rasid dan Mustakim dinilai pasangan yang sangat berat bagi Petahana, karna dua tokoh ini memiliki Basis massa yang besar dan pendukung militan disejumlah kecamatan.

Direktur Media Center Ramah, Dedi Saputra mengungkapkan, secara lahir dan bathin kita sudah mempersiapkan diri untuk menyodorkan Program Unggulan yang Kongkrit dan langsung menyentuh keinginan masyarakat bukan keinginan pribadi maupun kelompok kita.

“Kita hadir dengan Membawa Gerbong perubahan, dengan Cara Pikir dan Cara kerja yang berbeda dengan Petahana saat ini. Maka dari itu tentu program kitapun pasti jauh berbeda, kita tidak muluk-muluk yang penting program yang kita jalani nantinya nyata dan memang berdampak langsung kepada masyarakat luas”. Ungkapnya melalui sambungan Seluler, Jumat(17/09/2020).

Baca Juga :   Banjir Dukungan Dari Kaum Millenial, Ini Yang Ditonjolkan Agus Anwar Moka.

Dedi melanjutkan, kita tidak menyalahkan petahana yang mengklaim pihaknya harus melanjutkan apa yang mereka kerjakan, namun menurutnya harus jelas dan nyata tampilkan dihadapan masyarakat, program unggulan apa yang sudah dikerjakan dan tampilkan dipublik.

“Masyarakat saya harap jangan terjebak dengan jargon lanjutkan, masyarakat harus cerdas dan jeli, Program unggulan apa yang harus dilanjutkan oleh petahana, jangan hanya jargon “Lanjutkan” donk yang ditonjolkan, apa yang harus dilanjutkannya” Tuturnya.

Bahkan dedi mengklaim, Petahana selama ini hanya banyak membangun dibidang fisik, namun dibidang Pelayanan, pemberdayaan dan SDM sangat minim.

“Kalau kita nilai setiap tahun yang menonjol dari itu ke itu saja, dari fisik ke fisik, pemberdayaan dan SDMnya mana, kalau soal pembangunan fisik tidak usah kita sibukkan, wonk uang diatas meja tinggal dibagikan saja” Tutupnya. (tim)

Komentar

Berita Lainnya