oleh

Bukan Hanya Kepri, Jembatan Batam-Bintan Juga Mimpi Indonesia

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) anggota Komisi V DPR-RI dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat beberapa waktu lalu, H. Ansar Ahmad, SE, MM, mempertanyakan kelanjutan progress pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang dijanjikan oleh Presiden Joko Widodo. 

Dalam RDP tersebut, Ansar menegaskan, bahwa jembatan Batam-Bintan merupakan janji Pemerintah Pusat yang disaksikan oleh seluruh masyarakat Kepulauan Riau.

“Saat kampanye Pilpres di Batam, Pak Jokowi menjamin realisasi pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Karena itu kita desak agar Kementerian PUPR segera melelang dan merealisasi pembangunan jembatan tersebut, agar percepatan pembangunan di Kepri,” kata Ansar ketika menggelar kampanye di Bukit Cermin, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu malam (30/9/2020).

Baca Juga :   Diduga Gelapkan Anggaran Media Tahun 2018, Apa Kata Kadis dan Kabid Kominfo Inhil ?

Menurut Ansar, realisasi pelaksanaan pembangunan Jembatan Batam-Bintan tidak memakan anggaran yang besar untuk kelas APBN, dibanding proyek mega struktur di beberapa daerah di Indonesia seperti proyek jalan tol.

“Proyek Jembatan Batam-Bintan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 9 trilyun lebih. Kalau dihitung nominalnya tidak seberapa dibanding proyek jalan tol di Indonesia Timur dan daerah lainnya yang anggarannya sampai ratusan trilyun,” kata Ansar.

Pemerintah, kata Ansar, saat ini memang sedang mengkaji realisasi proyek Jembatan Batam-Bintan yang rencananya akan dikerjasamaoperasionalkan (KSO) dengan pihak swasta.

Dan kajian tersebut sudah final dan saatnya direalisasikan agar mimpi masyarakat Kepri memiliki jembatan yang ikonik bisa terealisasi.

“Dari informasi yang saya peroleh, desain Jembatan Batam-Bintan yang terindah di Indonesia. Karena itu kalau jembatan itu terealisasi maka akan jadi ikon pariwisata yang akan banyak mengundang wisatawan asing dan domestik datang ke Kepulauan Riau,” jelas Ansar.

Baca Juga :   Tes Urine Dadakan di Korem 022/Pantai Timur Berlangsung Ketat, Prajurit Terlibat Narkotika Akan Dipecat

Selain itu dengan dibangunnya Jembatan Batam-Bintan tersebut, maka akan tumbuh pusat-pusat ekonomi baru di Bintan dan Tanjungpinang.

Perkembangan ekonomi Batam yang pesat dengan berbagai investasi baru yang masuk akan memberikan multiplayer effect pada Bintan dan Tanjungpinang kalau Jembatan Batam-Bintan terealisasi.

“Jembatan Batam-Bintan itu tidak hanya mimpi masyarakat Kepri tapi juga mimpi Indonesia. Kita minta pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, agar segera merealisasikannya. Kalau Jembatan Batam-Bintan jadi, saya yakin kita bisa bersaing dengan Singapore dan Johor,” pungkas Ansar.

Editor: Budi Adriansyah | Sumber: Bidang Penggalangan Opini DPD Golkar Provinsi Kepri

Komentar

Berita Lainnya