oleh

Camat Palupuah ‘ bersandiwara ‘ dengan judul : ‘ Managakkan banang basah ‘.

KAB AGAM,cmczone.com-Palupuh,Fakta fakta dengan bukti bukti dokumen yang valid yang di dokumentasikan sejak tahun awal pembahasan Musrembang di tingkat Nagari Pasia Laweh ,

Musrembang Kecamatan Palupuah Kabupaten Agam tahun 2018 dan menang sebagai PRIORITAS I pembangunan melalui cara2 yang sangat konstitusional sesuai arahan pemerintah kabupaten Agam Yaitu : Musrembang tingkat kecamatan dan Terpilihnya jalan kampuang Pasia ( Palupuah) menuju jorong Lurah dalam ( ± 4 km ) karena jalan tersebut adalah urat nadi utama untuk mobilitas warga dalam bersosialisasi dengan nagari lainnya,Kami dan masyarakat yang lain sudah berjuang bertahun2 silam ‘ ujar tokoh masyarakat lurah dalam.

“Setelah di tunjuk sebagai Prioritas I tahun 2018 tahun selanjutnya ( 2019 ) seharusnya jalan tersebut sudah selesai di kerjakan tapi sampai saat ini sudah menjelang akhir 2020 jalannya belum juga di bangun,Sejak awal 2020 kami rajin menanyakan ini kepada pemerintah , jawabnya akan segera di bangun kata pak camat,Nah sekarang sudah Akhir 2020 belum ada progressnya” ujar salah satu tokoh masyarakat kepada awak media.

Baca Juga :   Pelaku Pembunuhan Sadis Berhasil Dibekuk Tim Opsnal Polres Payakumbuh

Terkait rapat pada jumat 02/10/202 anggota dewan komisi 3 DPRD AGAM Hendrizal”saya belum mengetahui tentang pergeseran dokumen musrembang ini”ujarnya kepada ninik mamak,lalu,salah satu ninik menjelaskan dengan sejelas jelasnya kepada Anggota dewan Hendrizal dan ninik mamak juga melihatkan semua dokumen musrembang ruas mana yang jadi prioritas 1.

Hendrizal komisi 3 juga mengatakan di hadapan ninik mamak”kalau memang seperti itu permasalahannya,biar lah saya jumpai SEKDA,dan saya mohon berita ini di stop”ujarnya kepada ninik mamak yang tidak mau di sebutkan namanya.

Surat dari kecamatanKetua pemuda jorong Lurah dalam Metra mengatakan ‘ Pemuda dan Niniak mamak Jorong Lurah di janjikan ( yang kesekian kali…? ) bahwa jalan akan di bangun tahun 2021 dengan syarat ‘ Media harus di redam ‘ , ada apa ini…?? ‘ ujarnya kesal.

Baca Juga :   Aneh,Proyek sudah selesai,tetapi tidak bermanfaat

Selanjutnya beliau mengatakan ‘ bahwa pihak camat melalui kasi pembangunan Rabain S.sos mencoba memecah belah kami dengan membuat kesepakatan secara,parsial ( segelintir ) dengan niniak mamak dan pemuda lalu di ‘ iming-imingi’ dengan lobi lobi tingkat pimpinan , kemudian di suruh tanda tangani sebuah surat pernyataan yang tanpa di musyawarah dulu di tingkat Nagari tapi seakan akan telah mewakili seluruh masyarakat .

Dengan ini kami tegaskan bahwa kami tidak akan pernah bersepakat dengan pihak yang telah merugikan kami dan ini jelas cara cara politis yang berpotensi melanggar hukum dan etika ‘ ujarnya berapi api.

‘ Setiap kami ingin beraudiensi dengan pihak pemerintah ( camat ) , mereka selalu berkelit. Di sini kami bermohon kepada pihak pemerintah janganlah kami selalu di PHP dengan segala janji manis mu , yang kami butuhkan adalah bukti , yaitu berikan lah hak kami sebagai pemenang ‘ Musrembang Prioritas I th 2018 ‘ ujar inyiak Palupuah.

Baca Juga :   REFARGEN : Silaturahmi dan Pembai'atan Relawan FAGE di 2 Kecamatan serta Bina Tani di 1 Kecamatan

Rabain DT Patiah ketika dihubungi 082374031××× oleh awak media,DT patiah malah merijeck telpon awak media.

Hal yang sama,camat Hasrizal ketika di hubungi melalui via telpon 081266005××× juga merijek telpon dari awak media.

Editor:RIKI

Penulis:SUKRI

Komentar

Berita Lainnya