oleh

Proyek pembangunan lapangan olahraga di padang Kaduduak “kehabisan bahan k3”

PAYAKUMBUH,cmczone.com-Lagi dan lagi K3 masih di abaikan,Proyek pembangunan Lapangan Olahraga terbuka di Padang Kaduduak,kota Payakumbuh di sinyalir telah mengangkangi UUD NO 13 tahun 2013 tentang K3.

Anggaran yang di gunakan senilai Rp 4.593.594.000 dengan Pemenang Tender ( Pelaksana ) adalah CV.Cempaka , Pengawas CV.Najfas Consultant dengan Nomor SPK : 556.5/04/SPK/DISPARPORA-Pyk/2020 , Tanggal SPK : 11 Juni 2020 dengan Waktu Pelaksanaan : 150 ( Seratus Lima Puluh ) Hari Kalender.

Ketika awak media melakukan ‘ kontrol sosial ‘ ke lokasi ( Kel.Padang Kaduduak )kota Payakumbuh dan awak media menemukan kejanggalan yang berpotensi melanggar Undang Undang ( UU ).

Adapun UU yang berpotensi di langgar adalah ‘ lagi lagi ‘ UU K3 ( Keselamatan dan Kesehatan Kerja ) terkait,Pasal 86 ayat (1 ) huruf a , yang berbunyi ‘ Pada dasarnya, setiap pekerja mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan atas Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ),
yang sebelumnya sudah di atur oleh Undang Undang No.1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Baca Juga :   Kampung Limau Abuang belum Merdeka

Ketika awak media mengkonfirmasi terkait K3 kepada direktur CV Najfas konsultan bapak (jek) menyebutkan”waktu di Awal k3 kami sudah lengkap di tambahkan lagi Bahan untuk smk 3 itu sudah habis dan untuk rompi pun sekarang sudah banyak yang robek,dan kami sebagai pengawas juga selalu mengingatkan kepada para pekerja”ucapnya lewat via whatsap kepada awak media,07/10//2020.

CV.Cempaka sebagai Pelaksana tender yang memakai uang rakyat ini, dalam pantauan awak media dalam proses tendernya yang di ikuti oleh 197 Perusahaan Kontraktor dengan proses terbuka melalui LPSE.
Sebagai peserta lelang CV.Cempaka melakukan penawaran terendah ( ± 10% ) dari nilai penawaran awal Rp 4.900.000.000.

Terenyuh,proyek miliaran tanpa k3.

Baca Juga :   Misteri Pembangunan Jalan Birah Tinggi - Balai Satu Kab. Agam

Apakah k3 itu beban??

Tim.

 

Komentar

Berita Lainnya