oleh

H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo Lestarikan Kesenian Randai Melalui Pokir Tahun 2020 Yang Lolos dari Refocusing

Payakumbuh, (cmczone)- Kesenian Randai merupakan salah satu budaya ‘ ikonik ‘ khas Minang kabau yang merupakan representasi urang Minang yang ‘ ba ugamo ‘ dan ‘ baradat ‘ , sesuai dengan Falsafah adat yaitu adat basandi syarak , Syarak Basandi Kitabullah.

H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo yang merupakan
Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat yang sekaligus Tokoh Adat Luhak 50 sangat berkepentingan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut berperan serta dalam melestarikan budaya Minang kabau.


Salah satu Program yang di gagas yaitu Festival Randai dengan menitipkan Pokirnya di Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

Jumat Pagi menjelang siang 20 November 2020 ketika di temui awak media H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo mengatakan ‘ Adapun tujuan yang ingin di capai dari Festival Randai ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat khususnyo Luhak 50 adalah melestarikan seni budaya Minang kabau yang tak benda dan saya sebagai Perwakilan masyarakat di Dapil V ( Payakumbuh – 50 Kota ) ini siap menjadi perpanjangan tangan masyarakat dalam meng-interpretasikan aspirasi mereka ‘ ujar Dt.Bijo di Rajo yang merupakan Ketua KAN Nagari Lubuak Batingkok Kecamatan Harau Kabupaten 50 Kota Sumatera Barat.

Baca Juga :   RKN : Rangmudo nan Kamamajukan Nagori

Festival Randai yang di laksanakan di Kelurahan Talang Kecamatan Payakumbuh Kota Payakumbuh ini di buka secara resmi oleh Wali Kota Payakumbuh c/q Asisten II Kota Payakumbuh Elzadaswarman SKM , MPMM mengatakan ‘ Melalui Festival Randai ini mari kita tingkatkan kembali memori kita bahwa Randai adalah salah satu alat / tool memberikan edukasi tentang berbagai bentuk bentuk nilai pendidikan yang bisa di sampaikan melalui pesan pesan yang unik dan simpatik yang selaras berpandu estetika budaya yang berkeadapan dan itu terpancar dari kesenian Randai ini , untuk Pemerintah Kota Payakumbuh dan masyarakat mengucapkan apresiasi Khusus kepada Pak Datuak H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo yang telah menitipkan Pokir nya di Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat ‘ ujar ‘ Om Zet’ ketika membuka acara Festival Randai di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Koto Nan Ompek.

Baca Juga :   Aneh,Proyek sudah selesai,tetapi tidak bermanfaat

Kadis Kebudayaan Provinsi Sumbar yang di wakili Kabid.Seni Budaya Bapak Bapak Ilfitra S.Stp MA mengatakan ‘ Kami menjembatani Program DPRD Provinsi Sumatera Barat yang yang berbentuk Pokir H. Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo yang di titip ke Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar yang kami eksekusi menjadi Program Festival Randai ‘ ungkap Pak Kabid . Seni Budaya Provinsi Sumbar.

Festival Randai Yang di ikuti oleh 20 peserta kelompok Randai , dengan rincian 3 peserta dari Kota Payakumbuh dan 17 peserta dari Kabupaten 50 Kota merupakan bentuk Program DPRD Provinsi Sumbar yang bersinergi dengan Dinas Kebudayaan Sumbar di harapkan bisa menjadi salah satu Program andalan untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Sumatera Barat , sehingga bisa mendongkrak ekonomi khususnya Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh ke depan.

Komentar

Berita Lainnya