oleh

Ikatan Mahasiswa Jambi Jakarta: KPK Jangan Hanya Diam, Terkait Uang Ketok Palu RAPBD Provinsi Jambi

Jakarta, (cMczone.com) – Ikatan Mahasiswa Jambi Jakarta melakukan aksi demo di depan gedung KPK, demo tersebut tidak lain dan tidak bukan terkait uang ketok palu APBD Provinsi Jambi 2017. Selasa (01/12/2020). Dalam orasi nya Azhar selaku korlap berteriak dengan lantang bahwa Korupsi adalah kejahatan yang luar biasa, yang biasa nya di lakukan oleh oknum oknum yang mempunyai kedudukan dan kepentingan maka dari itu kami dari Ikatan mahasiswa Jambi Jakarta mendukung KPK untuk memberantas itu semua nya.

” Kami mendesak KPK usut tuntas kasus suap ketok palu RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017, OTT Jambi belum selesai.” teriak Azhar.

Dalam orasi nya, Ikatan Mahasiswa Jambi Jakarta menyampaikan enam poin tuntutan.

Baca Juga :   Menkeu: konglomerat tak taat pajak akan dikejar

Tuntutan :
1. KPK jangan diam dan berhenti dalam mengusut tuntas kasus korupsi suap RAPBD di Provinsi Jambi tahun 2017-2018.

2. Tahan dan adili seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi yang menikmati uang suap ketok palu RAPBD Jambi TA 2017. Beserta ajudan Zumi Zola, orang dekat Zumi Zola dan pihak swasta yang terlibat dalam GRATIFIKASI ketok palu.

3. KPK harus segera memanggil dan memeriksa RAHIMAH (istri gubernur Jambi) dari Fraksi Demokrat yg diduga ikut terlibat dlm kasus suap RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018.

4. Periksa dan adili MASNAH BUSRO dan BAMBANG BAYU.S (Bupati & Wakil Bupati Muaro Jambi) diduga ikut terlibat dalam gratifikasi Zumi Zola.

Baca Juga :   Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 033 PD I/Bukit Barisan, Berikan Santunan pada Anak Yatim

5. Meminta penyidik KPK menetapkan tersangka baru terhadap pengusaha yg ikut andil dalam proses pengumpulan uang terhadap dana utk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi.

6. Mendesak penyidik KPK untuk menetapkan tersangka anggota DPRD yg menerima dan pemberi terkait pengesahan RAPBD TA 2017 sesuai dengan fakta persidangan dan di dalam dakwaan saudara zomi Zola Sebagai Gubernur Jambi. (red)

Komentar

Berita Lainnya