oleh

Pasca Banjir, Dandim 0315/Bintan Minta Pengembang Pikirkan Saluran Irigasi Air

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0315/Bintan, Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Musibah Bencana Alam di Kota Tanjungpinang, Senin (4/1/2021).

Rapat tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bapelitbang, Jalan Basuki Rahmat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dipimpin Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma,S.IP, serta dihadiri oleh Kapolres Tanjungpinang, Danyonmarhanlan IV, Sekda Tanjungpinang, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang serta para Pengembang Perumahan yang terdampak banjir dan longsor.

Dalam penyampaiannya, Walikota Tanjungpinang mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta rapat dalam membahas Penanganan Musibah Bencana Alam di Kota Tanjungpinang.

Walikota mengucapkan rasa syukur karena pada bencana banjir dan longsor yang terjadi pada tanggal 2 Januari 2021 tidak didapati korban jiwa, namun ada beberapa kerusakan pada pemukiman warga.

Baca Juga :   Ini Keterangan Kapolsek Payung Sekaki, AKP Rachmad C Yusuf Terkait Korban Jambret.

Walikota juga meminta kepada para pengembang agar hadir dan membantu warga di perumahan yang terdampak bencana banjir dan longsor, dan saat ini pemerintah sedang memperbaiki beberapa fasilitas umum (fasum) yang rusak

Sementara itu, Dandim 0315/Bintan, Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, menyampaikan, bahwa Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Tanjungpinang telah menyarankan kepada Walikota Tanjungpinang agar seluruh pengembang dikumpulkan untuk menjawab permasalahan bencana alam di beberapa perumahan di Kota Tanjungpinang.

“Didapati beberapa perumahan hanya memiliki saluran air yang sangat kecil, sehingga terjadi banjir yang cukup menyengsarakan masyarakat. Dan diharapkan kepada pengembang agar membuat perumahan kembali memikirkan saluran irigasi air, jika tidak memperhatikan hal itu lebih baik diberikan sanksi saja,” tegas Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa.

Baca Juga :   Tanggap Karhutla Kapolresta Pekanbaru Berama Dandim 0301 Pekanbaru Berjibaku Memadamkan Lahan 

Harapannya, lanjut Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa, pengembang membantu pemerintah dalam penanganan bencana ini, juga terutama membantu warga yang saat ini sedang berada di Posko pengungsian.

Diketahui, dari hasil rapat tersebut seluruh pengembang atau developer perumahan yang terdampak bencana mengakui bersedia bertanggung jawab dengan memperbaiki rumah warga serta fasum yang rusak saat terjadinya banjir dan longsor.

Hal ini dinyatakan dengan perjanjian kesepakatan pengembang bersama Pemko Tanjungpinang dan disaksikan para FPKD Tanjungpinang.

Editor : Budi Adriansyah | Sumber : Pendim 0315/Bintan

Komentar

Berita Lainnya