oleh

Jalan Provinsi Rusak Parah, Gerakan Rakyat Menggugat Mendesak Bupati Tanjabtim Berkoordinasi Dengan Dinas Terkait Provinsi Jambi

Tanjabtim, (cMczone.com) – Ratusan masa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (Granat-red) yang tergabung dari mahasiswa, dan para sopir angkutan kelapa sawit.

Ratusan masa ini mendatangi kantor Bupati terkait rusaknya jalan Provinsi Jambi yang ada di Tanjabtim sejauh 34 km, antara Kecamatan Sabak Timur Sampai ke Kec.Nipah Panjang.

Ratusan masa tersebut berorasi di depan Kantor Bupati Tanjabtim, untuk menyampaikan tuntutan Masyarakat terhadap jalan Provinsi pada saat ini mengalami kerusakan yang sangat parah. Senin (11/01/2020).

Masa mendatangi Kantor Bupati Tanjabtim, sekira pukul 10.05 pagi, dan disambut langsung oleh Bupati, wakil Bupati, Kapolres beserta anggota, dan unsur muspida. Dalam berorasi nya, masa menuntut kebijakkan Bupati Tanjabtim selaku pemangku kebijakkan terhadap penanganan jalan Provinsi yang ada di Tanjabtim untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintahan Provinsi.

Baca Juga :   Pembangunan Jembatan Desa Pulau Raman Mangkrak, Kades: Dana nya Sudah Kami Tarik, Kegiatan nya Ditunda

Miris nya situasi jalan Provinsi pada saat ini, sehingga sangat sulit untuk di lewati oleh angkutan, bahkan dengan kerusakan tersebut banyak Para sopir dan Masyarakat harus nginap di jalan, akibat kemacetan yg begitu lama, bahkan ada yang meninggal dunia salah satu warga Lambur Kec.Sabak Timur, habis melahirkan mengalami Pendarahan dan mau di Rujuk kerumah sakit Umum Nurdin Hamzah, akibat dari kemacetan tersebut, sehingga nyawa nya tidak bisa tertolong dan meninggal dilokasi akibat terjebak kemacetan jalan Provinsi yang rusak tersebut.

Irwan selaku orator, mendesak Bupati Tanjabtim agar segera berkoordinasi dengan Dinas terkait Provinsi, dalam penanganan kerusakan jalan, dan segera memperbaiki, masa juga meminta Bupati Tanjabtim bertanggung jawab terhadap Keluarga yang meninggal di lokasi jalan rusak tersebut, akibat terjebak kemacetan dan memberi santunan kepada pihak keluarga, masa juga meminta agar segera memperbaiki jalan yang rusak.

Baca Juga :   Buat Surat Tanah Sendiri Asmuni Dipenjara

” Kami meminta Bupati segera berkoordinasi dengan dinas terkait di Provinsi. Kami juga berharap kepada Romi Hariyanto memberi santunan kepada keluarga yang meninggal di lokasi jalan tersebut, akibat terjebak kemacetan.” pinta Irwan dalam orasi nya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto juga memberi apresiasi terhadap masa yang peduli dengan Tanjabtim.

Romi sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi terhadap masyarakat yang tergabung dalam Gerakkan Masyarakat Menggugat Tanjabtim (Granat), mahasiswa dan para sopir angkutan sawit, yang telah peduli terhadap Kabupaten Tanjabtim.

” Kami selaku Pemerintah Daerah sangat prihatin terhadap jalan kita pada saat ini, kerusak kan terjadi di mana-mana, namun semuanya itu butuh waktu dan proses, yang menjadi tanggung jawab kami sekalu Pemerintah Daerah, membangun dan memperbaiki jalan yang rusak, dan wewenang kami hanya sebatas jalan Pemerintahan Kabupaten. Namun untuk jalan Provinsi, ini merupakan tanggung jawab Pemerintahan Provinsi, akan tetapi kami siap berkoordinasi dengan Pak Gubernur agar segera melakukan perbaikan jalan yg ada di kabupaten kita ini yang mengalami kerusakan,” ungkap Romi.

Baca Juga :   Akun Palsu Merebek Dimusim Pilkada, Direktur MC RAMAH: Jangan Sampai Kita Melakukan Dengan Cara Yang Kotor

Masih kata Romi,” Harapan saya kepada masyarakat Tanjabtim hendak nya kita Harus tetap bersabar, karna semua nya itu melalui proses dan tahapan yang harus kita lalui, dan semoga segera dapat kita laksanakan tanggap darurat secepat nya, agar kemacetan segera dapat teratasi. Semoga Pak Gubernur dan instansi yg terkait dapat segera melakukan perbaikan di jalan yang rusak tersebut, sehingga semua nya berjalan dengan Lancar,” harapnya. (Ridwan).

Komentar

Berita Lainnya