oleh

Meriahkan Grand Opening Pujasera Ganet Indah, Tim Arumba Tampil Memukau

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Tim Arumba Sanggar Seni Paraguna Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang yang dipimpin Kang Iyus ikut memeriahkan Grand Opening Pujasera Ganet Indah di Batu 11, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (1/2/2021).

Kang Iyus menyampaikan, bahwa penampilan Tim Arumba ini diinisiasi oleh Owner Pujasera Ganet yang menginginkan Sanggar Seni Paraguna untuk bisa tampil memeriahkan Grand Opening ini.

“Allhamdulillah kita semua Tim Arumba bisa support pada acara ini dengan menampilkan kolaborasi alat Musik Tradisional Sunda dan modern dengan melantunkan lagu-lagu dangdut, pop Sunda yang enak kita dengar,” kata Kang Iyus.

Baca Juga :   Ketua UPP Kepri Kunker ke UPP Tanjungpinang

Sanggar Seni Paraguna ini, lanjut Kang Iyus, baru berdiri 5 bulan lalu tepatnya pada 20 September 2020 yang diresmikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB)  Provinsi Kepri.

Sanggar ini beralamat di Jalan Raja Ali Haji Fisabilillah, Batu 8 Atas, Komplek Ruko Pinang Mas Residence, Blok A, No.32, Kota Tanjungpinang.

Para pelaku seni di Sanggar Paraguna Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang ini berasal dari masyarakat Sunda yang ada di Kota Tanjungpinang dan ada juga masyarakat lainnya yang ikut di dalamnya.

Adapun Sumber Daya Seni yang ada di sanggar ini cukup beragam yakni : Arumba, Calung, Angklung, Jaipongan, Rampak Sekar, Degung, Sisingaan dan yang paling apik adalah Upacara Adat Tradisi Penyambutan Khas Pasundan (untuk acara Nikahan dan penyambutan Tamu).

Baca Juga :   Ade Angga "Anak Milenial" yang Cerdas

Di tempat terpisah Kang Arief Gunawan, selaku Wakil Ketua Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pelaku Seni Paraguna yang telah menampilkan dan mempertontonkan Budaya Sunda di Tanah Melayu ini dengan Baik.

“Walaupun baru seumur jagung, tetapi para pelaku seni ini sangat bersemangat sekali untuk melestarikan Budaya Sunda di perantauan,” tutur Danlanudal Matak, Anambas ini.

Editor : Budi Adriansyah | Sumber : Hms Paguyuban Pasundan Kota Tanjungpinang

Komentar

Berita Lainnya