oleh

Misi Mulia FORMAT Dalam Memperjuangkan Hak-hak Masyarakat Yang Terdampak Tol

Limapuluh Kota, ( cmczone.com ) – Trase Tol Trans Sumatera ( Padang – Pekanbaru ) yang melewati setidaknya 5 Nagari di Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat mendapat ‘ perlawanan ‘ dari masyarakat di 5 Nagari yang terdampak dalam dua Kecamatan – Kabupaten 50 Kota.

 

5 Nagari tersebut adalah : Nagari Koto Baru Simalanggang , Nagari Taeh Baruah dan Nagari Koto Tangah Simalanggang yang terletak di Kecamatan Payakumbuh.

 

Adapun untuk Kecamatan Harau yang merupakan lima Nagari masuk dalam RTRW Kabupaten 50 Kota tahun 2012 sebagai Kawasan IKK ( Ibukota Kabupaten ) di samping 3 Nagari lainnya. Nagari tersebut adalah Nagari Lubuak Batingkok dan Nagari Gurun.

 

Untuk menyikapi Trase atau Denah Jalur Tol via Citra Satelit yang melewati 5 Nagari tersebut dan sangat meresahkan masyarakat yang terdampak , karena di tilik dari detail jalur yang di lewati Tol Trans Sumatera tersebut, mayoritas jalurnya akan ‘memberangus’ Pemukiman Padat penduduk , Lahan-lahan Produktif dan Asset-asset Sosial masyarakat lainnya berupa Rumah Ibadah , Balai adat , dll.

Baca Juga :   Wow,Pasangan Nomor Urut 3 SAFARI Memperoleh Suara Paling Tertinggi Sebanyak 50.783/31 Persen

 

Selanjutnya Masyarakat di 5 Nagari menyatukan tekad untuk menolak ke ‘ semena-menaan ‘ tersebut dengan mendirikan suatu wadah atau Forum yang nantinya akan menjadi kawah candradimuka untuk memperjuangkan Hak-hak mereka.

 

Forum tersebut di singkat FORMAT ( Forum Masyarakat Terdampak Tol ) yang di deklarasikan Pada tanggal 11 November 2020 di suatu tempat dalam kawasan Nagari Taeh Baruah – Kecamatan Payakumbuh.

 

Setelah di deklarasikan , selanjutnya di bentuklah Formasi Kepengurusan berdasarkan asas Musyawarah Mufakat. Untuk Ketua Umum Format di amanahkan kepada Bapak Jas Irman dan Ibuk Ezi Fitriana SHi sebagai Sekum ( Sekretaris Umum ) dan juga ditetapkan 6 orang Dewan Presidium yang nantinya akan menjadi penentu kebijakan secara Kolektif Kolegial.

 

Ditangan Format lah nantinya masyarakat di 5 Nagari akan menitipkan ‘ Asa ‘ nya.

‘ Inti Perjuangan kami adalah menolak Trase Tol tersebut dan bukan menolak Tol secara keseluruhan ‘ ujar Ezi Fitriana SHi mewakili FORMAT kepada Media cMczone.com , Senin 08 February 2021 via Whattapp.

Baca Juga :   Bantu Akses Modal dan Pasar, Cara SAFARI Tumbuhkan UMKM Limapuluh Kota

 

Selanjutnya Ezi menuturkan bahwa perjuangan dalam membela Hak-hak Masyarakat , perjuangan sudah di mulai sebelum Format terbentuk dan Ekspresi-ekspresi Perjuangan akan selalu mengindahkan azas-azas konstitusionalitas yang berlaku di negara kita.

 

‘ Beberapa waktu lalu ( pertengahan 2020 ) kami sudah menyambangi DPRD-Sumbar untuk bermediasi dalam menyampaikan keberatan kami dan langsung di terima oleh Ketua DPRD-Sumbar Bapak Supardi ‘ tukuk Ezi.

 

‘ Kami juga sudah menyurati Kementrian PUPR di Jakarta , Gubernur Sumbar , Bupati 50 Kota , PUPR Provinsi dan Kabupaten serta DPRD-Kabupaten 50 Kota . Isi suratnya sama yaitu keberatan dengan akan di bangunnya Jalur Tol yang melewati Pemukiman Padat penduduk dan Lahan-Lahan Produktif ‘ ujar Anggota Dewan Presidium RS.Datuak Patiah.

 

‘ Yang terbaru pada awal Januari 2021 Kami ( Format ) juga sudah mengadukan nasib kami ke Komnas HAM Provinsi Sumbar dan di terima dengan baik.

Adapun Hal yang kami adukan adalah tentang kesemena-menaan Pihak Pelaksana Tol ( PT.HK ) yang telah membuat Pancang-Pancang Jalur Tol di Lahan-Lahan Masyarakat tanpa izin dan sedang dikaji Pihak Komnas HAM tentang pelanggarannya ‘ pungkas Ezi.

Baca Juga :   Kampung Limau Abuang belum Merdeka

 

Dalam mengemban Amanah yang mulia dari Masyarakat di 5 Nagari , Format selalu melaporkan Kegiatan-kegiatannya kepada masyarakat secara langsung.

 

Hal tersebut terpantau oleh media ketika Format melaporkan kegiatannya kepada masyarakat Jorong Tigo Balai Nagari Lubuak Batingkok , Minggu Malam 07 February 2020 dengan mengundang seluruh masyarakat yang di laksanakan secara musyawarah di Masjid At-Tanwir.

 

Pada Hari Jumat dan Sabtu ( 05-06 February 2021 ) Format juga sudah berinteraksi dengan Masyarakat di Nagari Koto Baru , Taeh Baruah dan Koto Tangah Simalanggang , masih dalam rangka yang sama yaitu melaporkan Hasil Kegiatan Forum kepada Masyarakat.

 

Dan untuk Hari Senin ini , Format akan melaporkannya Kepada Masyarakat di Nagari Gurun.

 

‘ Doakan ya , mudah-mudah Format Kedepan akan selalu Amanah dan Komit dalam memperjuangkan Hak-hak masyarakat yang terdampak Tol ‘ Pungkas Ibu Sekum Ezi Fitriana SHi.

 

Penulis : Sukrianto

Komentar

Berita Lainnya