oleh

DPKP Tanjungpinang Gelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Aparatur

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang yang baru saja dibentuk pada akhir tahun ini dan merupakan dinas dengan Tipe C melaksanakan kegiatan “Pelatihan Peningkatan Keterampilan Aparatur”, Kamis (18/2/2021). 

“Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 18, 23 dan 25 Februari 2021. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat yang baru saja dilantik dan para tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) serta Outsourcing (OS),” ungkap Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Aparatur DPKP Kota Tanjungpinang, Desnawati, S.Si.

Desna mengatakan, bahwa materi yang akan diberikan berupa pengenalan dasar, operator mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) atau alat bantu pernafasan yang digunakan oleh pemadam kebakaran saat menjinakkan kobaran api dan tali menali serta narasumbernya berasal dari instruktur di lingkungan DPKP.

“Meskipun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masih bergabung dengan Satpol PP, kegiatan ini tetap dilaksanakan. Mengingat pentingnya peningkatan keterampilan aparatur,” kata Desna.

Baca Juga :   Buat Khawatir dan Resah, Balap Liar Ditertibkan Aparat Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP

Desna menambahkan, bahwa dengan adanya kegiatan ini semoga dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam menghadapi bencana kebakaran sesuai dengan motto DPKP, yaitu “Pantang Pulang Sebelum Api Padam, Meskipun Nyawa Taruhannya”.

Hal senada juga dikatakan oleh Kepala DPKP Kota Tanjungpinang, Hantoni, S.Sos, M.Si. Mantan Camat Tanjungpinang Timur ini mengatakan, bahwa personil DPKP melaksanakan kegiatan tentang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Kegiatan ini ingin mereview kembali apa-apa saja yang pernah mereka dapat dan apa-apa saja yang pernah mereka laksanakan terhadap kegiatan tersebut,” ujar Hantoni.

Hantoni menjelaskan, bahwa saat ini DPKP memiliki lebih kurang 80 anggota yang terbagi 35 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan selebihnya PTT dan OS.

“Dari sekian anggota itu ada beberapa anggota yang sudah mempunyai pengalaman pada bidangnya masing-masing. Jadi kalau kita melihat situasi dan kondisi pada saat ini memang perlu mereka melakukan penyegaran terhadap potensi kebakaran atau mungkin bagaimana mengatasi kebakaran itu sendiri dan bagaimana mereka memperkenalkan alat dan sebagainya,” ujar Hantoni.

Baca Juga :   Kapolsek Tanjungpinang Timur Hadiri Bhakti Sosial Kogabwilhan I, AKP Firuddin: Ini Kekompakan Antara TNI dan Polri

Meskipun pada hakikatnya semua ini muaranya adalah kesiagaan dari seluruh anggota DPKP. Sarana dan prasarana memang merupakan alat penunjang dan pendukung didalam melakukan pemadaman itu sendiri.

“Meskipun belum begitu memadai sarana dan prasarana tersebut, Insha Allah apa pun yang kami lakukan di dalam pemadam kebakaran itu dapat berjalan dengan baik dan aman,”ujar Hantoni.

Kegiatan yang dilaksanakan ini adalah potensi atau melakukan sosialisasi terhadap Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk memperkenalkan teknik dan juga strategi untuk melakukan pemadaman kebakaran.

“Dan yang mengikuti kegiatan hari ini lebih kurang 32 orang, dimana 32 orang itu terdiri dari anggota Tim Rescue juga ada dari Tim Instruktur dan Pemadam Tingkat Satu,” ungkap Hantoni.

Baca Juga :   Satpolairud Kibarkan Sang Saka di Bawah Laut

Lebih lanjut Hantoni menjelaskan, bahwa disamping teori ada juga praktek dan olah fisik. Menurut Hantoni olah fisik merupakan yang paling terpenting.

“Karena kalau saya melihat di lapangan luar biasa, dengan menarik selang yang panjangnya 10 meter kadang-kadang disambung lagi dan itu harus dilakukan bukan oleh satu dua orang namun harus dilakukan oleh banyak orang untuk mengangkat atau mendorong selang itu,” ujar Hantoni.

Hantoni berharap, agar anggota DPKP ditambah, jika melihat kejadian kebakaran yang luar biasa.

“Saya tetap berusaha juga untuk mengusulkan ini kepada pemerintah. Mudah-mudahan bisa dapat tambahan personil dan armada lagi,” harap Hantoni.

Editor : Budi Adriansyah

 

Komentar

Berita Lainnya