oleh

Sehari DPKP Tanjungpinang Evakuasi Biawak, Sarang Tawon serta Padamkan Api

Tanjungpinang, Kepri (cMczone.com) – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, Sabtu (6/3/2021) pukul 12.30 WIB mendapat laporan dari warga bernama Candra.

Namun kali ini petugas DPKP bukan mendapat laporan soal kebakaran melainkan laporan tentang seekor Biawak yang terperosok ke dalam sebuah sumur.

Mendapat laporan tersebut, petugas DPKP langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Hanjoyo Putro, Kampung Sido Maju, RT 5/RW 3, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Dengan menggunakan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Bincen. Petugas DPKP mengevakuasi seekor Biawak yang masuk ke dalam sumur milik Supaat. Biawak dengan panjang 1,5 m itu masuk ke dalam sumur dengan kedalaman 8 meter,” ujar Kepala DPKP, Hantoni, S.Sos, M.Si.

Baca Juga :   Kemenhub Hibahkan Kapal pada Pemko Tanjungpinang

Langkah-langkah penanganannya, kata Hantoni, petugas DPKP mendatangi lokasi, mengamankan lokasi, melaksanakan evakuasi dengan turun ke dalam sumur menggunakan tangga.

“Lalu mengikat Biawak tersebut dengan tali kemudian menariknya keluar sumur. Dan Biawak berhasil dikeluarkan. Petugas juga mendata dan membuat dokumentasi. Tidak ada kerugian dan korban jiwa,” pungkas Hantoni.

Usai mengevakuasi seekor Biawak yang masuk ke dalam sumur, di hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB, petugas DPKP mendapat laporan dari warga bernama Mashuri.

Mashuri melaporkan kepada petugas DPKP bahwa telah terjadi kebakaran lahan milik Gondrong di Jalan Rajawali, Kampung Sumber Rejo, RT 1/RW 10, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Baca Juga :   Kodim 0315/Bintan Panen Jagung Demplot bersama Masyarakat

“Mendapat laporan tersebut, petugas DPKP langsung menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) dengan menggunakan tiga armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Bincen, Pos Dompak dan Pos SKB,” ungkap Hantoni.

Langkah-langkah penanganannya, kata Hantoni, petugas DPKP mendatangi lokasi, mengamankan lokasi, melaksanakan pemadaman dengan dua kali penyiraman juga secara manual.

“Dan menyisir kembali area yg telah dilakukan pemadaman untuk memastikan tidak ada potensi api menyala kembali, mendata serta membuat dokumentasi. Kerugian lebih 1,5 hektar lahan hangus terbakar dan tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran belum diketahui,” kata Hantoni.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 16.25 WIB petugas mendapat laporan dari warga bernama Yono yang juga pengurus Masjid Nurul Husna.

Baca Juga :   Ansar Ahmad Himbau Masyarakat Kepri Laporkan SPT Tahunan Sebelum 31 Maret 2021

Dalam laporannya kepada petugas DPKP, Yono mengatakan, bahwa ada Sarang Tawon yang cukup besar menempel di dinding dekat ruangan kutbah masjid.

Mendapat laporan tersebut, dengan menggunakan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) petugas DPKP langsung menuju Masjid Nurul Husna di Jalan Kijang Lama, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Langkah-langkah penanganannya, petugas DPKP mendatangi lokasi, melakukan koordinasi dengan pihak pelapor, mengamankan daerah Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan evakuasi dengan cara memasukan sarang tawon ke karung,” pungkas Hantoni.

Editor : Budi Adriansyah | Sumber : DPKP

 

Komentar

Berita Lainnya