oleh

Kepala Bappenas Dukung Penuh Pembangunan JBB

Jakarta (cMczone.com) – Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang juga Kepala Bappenas, Soeharso Monoarfa, sangat mendukung dan menyetujui rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan (JBB). 

Pernyataan Monoarfa tersebut disampaikan ketika menerima Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, dan rombongan di ruang kerjanya, Senin (29/3/2021).

“Pembangunan Jembatan Batam-Bintan merupakan salah satu upaya pemerintah menyediakan infrastruktur di daerah. Kita dukung penuh dan secara teknis akan kita ikuti terus prosesnya. Jika ada hambatan-hambatan di persoalan administrasi dan lainnya akan segera dikoordinasikan,” ujar Monoarfa dalam pertemuan tersebut.

Menurut Monoarfa, pembangunan JBB masuk dalam Major Project Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Dari kajian Bappenas, proyek JBB diperkirakan akan membentang sepanjang 14,749 Km dengan anggaran kurang lebih Rp 9 triliun.

“Kita harapkan pada kwartal I tahun 2024, proyek ini selesai. Bappenas akan terus mendorong dan siap dikoordinasikan bila ada hal-hal teknis dan administrasi yang perlu diselesaikan,” ujar Ketua umum PPP ini.

Baca Juga :   KUNJUNGAN KERJA KOMITE III DPD RI KE KEPRI

Lokasi kaki jembatan sudah ditetapkan, antara lain, tapak pertama di Kawasan Kabil, lokasinya masuk sebelum Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur ke arah sejumlah kawasan industri. Selain itu di Tanjung Sauh inilah landing point atau tapak kedua penghubung jembatan akan dipancang.

Selain itu ada di Pulau Buau, akan ada pancang-pancang untuk menyelaraskan elevasi menjelang jembatan sampai di Kabupaten Bintan.

Rute dari Kota Batam menuju Tanjung Sauh panjangnya sekitar 2,17 km. Sedangkan bagian kedua, jembatan akan menghubungkan Pulau Tanjung Sauh menuju Pulau Buau dengan taksiran panjang mencapai 3,9 km.

Sementara itu, untuk menghubungkan Pulau Buau menuju Kabupaten Bintan akan dibangun pula jembatan bagian tiga dengan panjang mencapai 0,9 km.

Baca Juga :   Galakkan Ketahanan Pangan, Ketua Umum JALASENASTRI Tinjau Kebun DISPOTMAR

Mengenai RT/RW, baik di Provinsi Kepri maupun Kabupaten Bintan dan Kota Batam sudah diselaraskan untuk mendukung pembangunan JBB. Integrasi pengembangan wilayah Kota Batam sampai Kabupaten Bintan memang dipertegas Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Ansar Ahmad dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa pihaknya mengapresiasi Bappenas yang sudah memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan JBB.

“Tadi Pak Menteri juga akan mengadakan rapat internal Bappenas dengan Kementerian terkait untuk memastikan pembangunan JBB dapat berjalan tepat waktu. Kita apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya terhadap dukungan Bappenas terhadap rencana besar kita,” ujar Ansar.

Ansar juga meminta dukungan Bappenas terhadap usulan proyek strategis dalam  Major Project Pembangunan Wilayah Batam-Bintan, pembangunan daerah perbatasan, akses air minum dan jaringan pelabuhan utama terpadu yang sudah disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur dengan Menteri Bappenas beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :   Tak Hanya Mahir Dalam Ilmu Kemiliteran, Babinsa juga Piawai Dalam Mengolah Masakan

“Kita juga meminta dukungan pembangunan infrastruktur akses ke kawasan KEK Galang Batang. Alhamdulillah semua direspon dengan baik,” jelas mantan Bupati Bintan dua periode itu.

Ansar menambahkan, bahwa Kementerian Bappenas dalam waktu dekat akan mengadakan Rakor di Bintan bersama Gubernur dan seluruh kepala daerah di Kepri.

Dalam pertemuan tersebut selain Menteri Soeharso Monoarfa, juga ikut hadir Deputi Bidang Ekonomi, Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Josaphat Rizal Primana, dan Deputi Bidang Pengembangan Regional, Rudy Soeprihadi Prawiradinata.

Sementara ikut mendampingi Gubernur Provinsi Kepri dalam pertemuan yang berlangsung selama satu jam, diantaranya Asisten I Syamsul Bahrum, Kepala Dinas PUPR, Abu Bakar, Kabiro Pemerintahan, M Darwin dan Staf Khusus Gubernur, Sarafudin Aluan.

Editor : Budi Adriansyah

Komentar

Berita Lainnya