oleh

Pasrat Marinir Berhasil Menumpas Musuh dan Kembalikan Dabo Singkep ke Pangkuan NKRI

Lingga, Kepri (cMczone.com) – Dalam hitungan menit, ratusan personil Pasukan Pendarat Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Operasi Amfibi terlibat “perang sengit” dengan musuh yang secara ilegal masuk melalui perairan Dabo Singkep, Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) dan menguasai beberapa objek vital di daerah setempat. 

“Saya Perintahkan, Daratkan Pasukan Pendarat, Saya ulangi, Daratkan Pasukan Pendarat, Tuhan Bersama Kita Menyerbu dari Laut,” pekik Panglima Komando Tugas Amfibi (Pangkogasfib).

Bersamaan dengan itu, ratusan pasukan pendarat dan kendaraan tempur Korps Marinir dengan cepat dan gesit serta penuh percaya diri, satu persatu keluar dari mulut rampa Kapal Perang untuk melaksanakan pendaratan Amfibi di pantai Todak, Dabo Singkep.

Baca Juga :   Gubernur Kepri Ansar Bilang Bangun Ekonomi Dimulai dari Penekanan Penyebaran Covid-19 

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV, Mayor Marinir Saul Jamlaay mengatakan, bahwa dalam hitungan menit Pasrat Korps Marinir berhasil menumpas dan mengembalikan Dabo Singkep ke pangkuan Negara Kesatuan Republik indonesia (NKRI).

“Sebelumnya, terdengar beberapa kali dentuman dan tembakan bantuan dari beberapa Kapal Perang Republik Indonesia yaitu dari KRI Jhon Lie 358, KRI Teluk Ende 517, KRI Teluk Cirebon 543, KRI Teluk Sibolga 536,” ungkap Mayor Saul.

Lalu, lanjut Mayor Saul, KRI Bung Tomo 357, KRI Tjiptadi 381, KRI Patimura 371, KRI Teuku Umar 385 serta bantuan tembakan dari atas pesawat untuk mengawal Pasukan Pendarat Korps Marinir bermanuver dari laut ke darat memasuki wilayah Pantai Todak yang sudah dikuasai musuh.

Baca Juga :   Ke Natuna Bersama Menkominfo, Ansar Ahmad Dukung Digital Nation

Pertempuran sengit tersebut merupakan simulasi dari Prajurit Petarung Korps Marinir yang tergabung dalam Latihan Operasi Amfibi TNI Angkatan Laut Tahun 2021 yang dipusatkan di Pantai Todak, Sabtu (10/4/2021).

Latihan Operasi Amfibi ini melibatkan 1.200 personil, puluhan alutsista TNI Angkatan Laut, seperti Kapal Perang Republik Indonesia, Pesawat Udara dan Kendaraan Tempur Korps Marinir seperti BTR-50 PM, Tank BMP 3F serta Perahu Karet dengan daerah latihan mulai dari Jakarta, Laut Jawa, Laut Natuna dan Pantai Todak.

Kepala Staf AngkatanLaut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono, didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, menyaksikan secara langsung Latihan pendaratan prajurit Koprs Marinir  dalam Latihan Pertahanan Pantai Tahun 2021.

Baca Juga :   Sat Polairud Polres Tanjungpinang Bagikan Makanan pada Masyarakat Pesisir

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Mabesal, Pejabat Utama Mako Kormar, Pangkotama TNI AL, Wakapolda Kepri, Wakil Bupati Lingga dan Forkopimda Kabupaten Bintan.

Editor : Budi Adriansyah | Sumber : Dispen Lantamal IV

Komentar

Berita Lainnya