oleh

Fashion & Food Festival di Medan Nan Bapaneh Berjalan Sukses Dalam Balutan Prokes ( Protokol Kesehatan ) Yang Ketat

Kota Payakumbuh, (cmczone.com)- Fashion & Food Festival yang di gelar pada Hari Minggu 18 April 2021 , Acara yang di mulai sekira Pukul 14.00 dan berakhir pada pukul 18.00 WIB
Walau sempat di guyur hujan gerimis , tapi acara tetap berjalan sesuai Jadwal yang telah di susun Panitia/EO.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Gerindra H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo menitipkan Kegiatan Pokir nya di Dinas Pariwisata , Pemuda dan Olah Raga dengan menggelat Iven yang berupa Festival Kuliner dan Budaya ( Fashion ) , Hari Minggu 18 April 2021 , di Medan Nan Bapaneh – Ngalau indah , Kota Payakumbuh – Sumatera Barat.

Dalam sambutannya , H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo , mengatakan : ” Kita selalu mencari cara untuk meningkatkan ekonomi masyarakat , melalui Iven ini kita bisa melakukan Pelatihan dan Pemasaran dengan menampung hasil Produksi untuk di promosikan dan tentunya bisa juga menjadi ajang pemasaran dan mudah2 an Iven Iven seperti ini memberi asas manfaat yang lebih luas dan tentu diharapkan juga akan menjadi spektrum-spektrum penunjang ekonomi yang bagi masyarakat di Luhak 50 khususnya ” ungkap H.Nurkhalis Dt.Bijo dirajo dalam sambutannya di acara Fashion & Food Festival , mingu 18 April 2021.

Baca Juga :   Tuduh " 3 Portal Media Online Beritakan HOAX , 8 Portal Media Lainnya Berpotensi di Laporkan

Pada Acara tersebut Hadir Forkopimda Kota Payakumbuh , Wakil Bupati 50 Kota Rizki Kurniawan Nakasri , H.Nurkhalis Dt.Bijo di Rajo dan tentu saja yang punya gawe , yakni : Dinas Pariwisata , Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh dan Provinsi Sumatera Barat.

Kadisparpora Kota Payakumbuh Ibuk Desmon Corina mengatakan ‘ Dengan Payakumbuh Fashion & Food Festival di harapkan kita bisa menggali Potensi potensi Ekonomi Kreatif dan Memperkenalkan lalu memasarkan Produk produk nya , ya..salah satunya melalui Iven Iven seperti ini ‘ ungkap kepada awak media .

Sementara itu Walikota Payakumbuh H.Riza Falepi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staff ahli Walikota bid.SDM Bapak Epi Jaya ” Kuliner dan Fashion sudah menjadi sumber pendapatan bagi sebagian masyarakat kota Payakumbuh dan Iven Iven seperti bisa juga menjadi ajang Promosi Pariwisata di bidang Fashion dan Kuliner tentunya ‘ Ungkap beliau.

Baca Juga :   Persiapan Dinas Pendidikan Menghadapi Sekolah Tatap Muka

Kadisparpora Provinsi Sumatera Barat , Bapak Nofrial disela sela acara kepada media mengatakan ‘ Potensi UMKM berbasis Ekonomi Kreatif di Payakumbuh cenderung lebih potensial dibanding daerah lain , setidaknya sudah 2 Iven yang kami lakukan sebelumnya yang kami helat di kota Payakumbuh ini.Insyaallah semua berjalan dengan baik , karena di kota Payakumbuh ini kita sangat konsen dan Patuh dalam melaksanakan kegiatan tersebut sesuai dengan standar ketat Prokes ( Protokol kesehatan ) yang di syaratkan oleh Satgas Covid , sisi geografis Payakumbuh dan 50 Kota yang merupakan pintu masuk dari Provinsi Riau , jadi sangat di kembangkan potensinya sebagai ajang Promosi bagi daerah ini dan daerah lainnya’ ungkap Pak Kadis Pariwisata Provinsi Sumbar Bapak Nofrial kepada media ini.

” Walaupun Kota Payakumbuh sedang Zona Kuning , tapi kita yakin acara akan sukses dengan menerapkan Prokes yang ketat , seperti yang sudah kita terapkan pada Iven Iven terdahulu , kita sudah menggandeng Pemko Payakumbuh , satgas Covid 19 , PMI , Kepolisian , dll dan tentu saja yang yang berkunjung harus mengikuti sesuai dengan Prokes yang ketat dan Kita harus bersama menghindari kerumunan dengan konsentasi massa , sehingga kita juga mengatur jarak 1 M² per pengunjung pada acara Fashion & Food Festival ‘ pungkasnya.

Baca Juga :   Wabup 50 Kota Terkait Sidak ke OPD : Orisinalitas Sebuah OPD Akan Menjadi Bahan Evaluasi

Pada salah satu tenda sudah dikemas puluhan bahkan ratusan kuliner kuliner lokal yang sudah siapkan Panitia untuk dibagikan kepada pengunjung dan masyarakat yang melintas.
Dalam Pantauan Media, kuliner tersebut merupakan kuliner khas Payakumbuh , diantaranya : kolak pisang,martabak, pindik ,gorengan,panyiaram,lupis ,sarikayo,kue talam,lapek,sate,dll.

Dan benar saja , sekira pukul 17.30 – 17.50 , antrian sudah di atur oleh panitia sedemikian rupa dan mereka yang hadir boleh memilih sebanyak 2 pilihan ( dengan Voucher ) kuliner yang mereka sukai dan langsung di giring untuk di bawa pulang untuk menghindari kerumunan.

Acara Fashion & Food Festival berjalan dengan lancar dan berakhir sesuai jadwal yaitu sekira pukul 18.00 WIB.

Sukrianto

Komentar

Berita Lainnya