oleh

Ibu Wati yang Tuding Tetangga Kaya karena Babi Ngepet Diusir Warga!

-Headline-260 views

Cmczone.com–Kasus Ibu Wati yang tuding tetangganya kaya karena babi ngepet berbuntut panjang.

Sebelumnya Ibu Wati sudah meminta maaf soal tudingan tersebut.

Namun, warga belum terima, dan bahkan memintanya angkat kaki dari wilayah itu.

Dilansir dari detikcom, Kamis (29/4/2021) Ketua RW 10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Syarif Nurzaman mengatakan massa kembali mendatangi rumah Ibu wati, sekitar pukul 15.00 WIB.

Mereka mengusir Ibu Wati dari daerah tersebut.

“Warga Kampung Baru nggak terima cukup begitu saja, minta maaf. Banyak yang mau melaporkan ke polisi,” kata Nurzaman, Kamis (29/4/2021).

Nurzaman mengaku dirinya sudah memediasi antara warga dengan Ibu Wati, dan emosi massa pun sudah terkendali.

Tapi, kata Nurzaman, warga tetap menuntut Ibu Wati untuk segera pindah dari Kampung Baru, Desa Ragajaya.

“Akhirnya mereka menuntut ibu Wati harus pindah. Kondisi sudah terkendali. Ibu Wati juga udah beres-beres mau pindah,” katanya.

Baca Juga :   Prajurit dan PNS Lantamal IV Ikuti Arahan Terkait Covid-19, Danlantamal IV: Kita Tidak Perlu Khawatir Berlebihan

Seperti diketahui sebelumnya, nama Ibu Wati viral di tempat kemunculan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Ibu Wati curiga ada tetangganya yang membuat ritual pesugihan babi ngepet.

Dia sebut tetangganya ini menganggur tetapi banyak uang.

“Dari kemarin saya sudah pantau, Pak, orang ini. Ini dia berumah tangga dia nganggur tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat rumahnya, udah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan,” kata Ibu Wati dalam video yang viral.

Tak begitu lama, video itu tersebut viral.

Dia digeruduk warga hingga kemudian membuat video klarifikasi dan meminta maaf.

Dia mengaku menyesal atas ucapannya yang tuding tetangganya itu.

“Assalamualaikum WR WB, buat warga Kampung Baru, Ragajaya, pokoknya buat semua warga Kampung Baru yang saya tidak sebutkan satu per satu karena saya tidak hafal ya, saya di sini hanya merantau dan ngontrak. Nah, saya mau minta maaf atas video yang tadi saya ucapkan. Seribu minta maaf dari ujung kaki sampai ujung kepala, saya bener-bener minta maaf dengan keterangan saya atau ucapan mulut kasar saya tadi,” kata dia.

“Sekali lagi saya minta maaf. Itu saya ada kesalahan dari air ludah saya atau lidah saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau memang ini menyakitkan warga Kampung Baru atau Ragajaya. Sekian terima kasih. Saya minta maaf sebelumnya. Assalamualaikum WR WB,” tutup Ibu Wati. (red/detik)

Baca Juga :   Menunggu Tindakan Kejati Riau Terkait Dugaan Korupsi PT SPR Era Rahman Akil Rp 84 Miliar .

Komentar

Berita Lainnya