Rem Blong, Motor Caisar Milik DPKP Tanjungpinang Nyungsep ke Kios Warga 

  • Bagikan

Tanjungpinang (Kepri), cMczone.com – Satu unit motor Caisar milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang nyungsep ke kios milik warga di Senggarang, Rabu (9/6/2021) malam.

Caisar tersebut rencananya hendak membersihkan tanah lumpur yang menghambat akses Jalan Datuk Pakau, RT 04/RW 04, tepatnya di Simpang Kantor Pegadaian Senggarang atau 300 Meter setelah penurunan dari Kantor BNN Kota Tanjungpinang.

Namun setelah beberapa meter keluar dari Pos Damkar Senggarang, tiba-tiba motor Caisar mengalami rem blong dan terbalik hingga masuk ke dalam kios milik warga yang bernama Jamal.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran  DPKP Kota Tanjungpinang Dery Ambary menerangkan, bahwa sekitar pukul 20.00 WIB petugas menerima laporan dari masyarakat adanya tanah lumpur di sekitar Jalan Datuk Pakau, sehingga beberapa pengendara terjatuh akibat tanah lumpur tersebut.

Baca Juga :   Sambangi Jayadin Warga Miskin di Bangkinang Kota, Repol S.Ag ; Terimakasih Sudah Ingatkan Saya

“Setelah menghubungi Kadis untuk menindak lanjuti membersihkan tanah lumpur itu kami langsung turun, karena kondisi mobil Damkar ukuran 4000 liter tidak bisa distarter, akinya mengalami drop. Jadi anggota menggunakan motor  Caisar sambil menunggu bantuan dari armada Bintan Center. Pada saat anggota membawa motor Caisar keluar dari pos menuju lokasi, Jalan penurunan sebelum simpang Pegadaian, entah kenapa secara tiba-tiba rem tidak berfungsi dan anggota langsung banting setir, sehingga masuk ke kios warga, ” jelas Dery.

Dery menambahkan, padahal kondisi motor Caisar masih bagus semua bahkan setiap hari sudah pernah digunakan untuk berkeliling serta tidak mengalami kerusakan apapun.

“Padahal setiap hari motor Caisar itu kita sudah panaskan mesin dan berkeliling tapi tidak mengalami kendala apapun, namun ketika kami gunakan pada malam ini untuk evakuasi tanah lumpur di jalan, namanya musibah sudah tidak bisa terhindarkan,” ujar Dery.

Baca Juga :   Miris : Usaha Peternakan Penyandang Dissabilitas di Kabupaten Solok, di Rusak Sekelompok Orang Tidak di Kenal

Akibat musibah tersebut, pihak Damkar akan mengganti kerugian yang dialami warga pemilik kios, seperti kerusakan etalase dan beberapa bahan jualan lainnya.

Dan tanah lumpur berhasil dibersihkan dengan sekali penyemprotan oleh armada Bintan Center agar bisa dilalui oleh  pengendara sepeda motor.

“Kalau untuk kerugian, kami sudah mencatat semua dengan total nilai sekitar Rp 1,5 Juta, karena yang pecah seperti etalase dan barang-barang yang ada di etalase. Sementara untuk tanah lumpur sudah berhasil dibersihkan dengan sekali penyemprotan oleh armada Bintan Center agar pengendara sepeda motor bisa lewat,” pungkas Dery.

Editor : Budi Adriansyah | Penulis : Indra

  • Bagikan
error: Content is protected !!