HMI Mengajar Anak Jalanan, Wujud Kepedulian HMI MPO Komisariat Pertanian UIR Terhadap Dunia Pendidikan

Pekanbaru, cMxzone.com – Himpunan Mahasiswa Islam (MPO) Komisariat Pertanian UIR Minggu sore 23/01/2022 melanjutkan program HMI Mengajar anak anak Laskar Jalanan Kota Pekanbaru yang ke sekian kalinya.

Bertempat di Simpang empat SKA beberapa orang dari pengurus komisariat pertanian bersama rekan” dari komisariat Se lingkungan UIR mengajar anak anak laskar Jalanan Kota Pekanbaru yang notaben sebagai pengamen dan penjual tisu di Simpang Empat SKA.

Kepala Unit PTJK HMI MPO Komisariat Pertanian UIR, M. Rio Aslani Alhafiz mengungkapkan Kegiatan tersebut dijalankan oleh pengurus komisariat pertanian UIR di setiap hari minggu. Harapannya dengan adanya kawan kawan yang berkesempatan untuk mengajar anak anak laskar Jalanan tersebut dapat membantu pengetahuan dan wawasan mereka kedepannya, sehingga mereka yang hidup di jalanan bisa terus melanjutkan pendidikan nya hingga ke jenjang berikutnya.

Baca Juga :   Masyarakat Kumpeh Bersuara , Kurangnya Perhatian Pemerintah Dan Dinas PUPR Provinsi Untuk Memperbaiki Kerusakan Jalan Yang Parah .

Sementara itu Ketua Umum HMI MPO Komisariat Pertanian UIR, Mattalail Fajri Yansyah mengungkapkan HMI Mengajar adalah bentuk tindakan empati Himpunan Mahasiswa Islam (MPO) Komisariat Pertanian UIR terhadap rendahnya tingkat pendidikan anak jalanan.

Sebagai mana yang kita ketahui bersama kehidupan anak anak jalanan sangat jauh dari pendidikan. Semoga dengan adanya program ini dapat terus meningkatkan kemampuan anak anak jalanan dalam bidang pengetahuan. Sehingga bisa memberikan pencerahan agar menyadarkan mereka betapa pentingnya pendidikan bagi mereka.

Karena mereka berlatar belakang dari jalanan, maka cara didiknya juga gaya jalanan, kita ajak main, baru kita pancing, ini loh hal keren, dari situ anak-anak mau belajar,” katanya.

Baca Juga :   Hasan : Doakan Gubernur dan Masyarakat yang Terpapar Covid-19 Segera Pulih 

“Ketika melihat anak-anak ini diselamatkan dari jurang kehancuran, itu nilainya sama dengan menyelamatkan dunia dan isinya,” ungkap Fajri.