Wakili Gubernur Provinsi Kepri, Taba Iskandar Panen Ikan Kerapu Cantang di Pulau Akar

cMczone.com – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merupakan daerah kepulauan yang mempunyai potensi besar di bidang kelautan dan perikanan.

Pemanfaatan potensi-potensi tersebut harus didukung dengan upaya-upaya strategis agar bermanfaat lebih optimal sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Kepri Taba Iskandar, saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi dengan Masyarakat dan Panen Ikan Kerapu Cantang di Pulau Akar, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Ahad (3/7/2022).

Sejatinya, kata Taba, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, seharusnya ikut hadir pada acara panen ikan ini. Namun, dikarenakan ada sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan maka beliau belum berkesempatan hadir dan bersilaturahmi.

“Pak Gubernur komit sekali dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat, terutama ekonomi para nelayan. Sebenarnya beliau ingin sekali hadir, Kapal Kepri 1 juga telah siap sedia berangkat, namun ada lain hal yang belum bisa ditinggalkan, jadi kami hadir ini mewakili beliau. Pak Gubernur titip salam dan titip 200 paket Sembako untuk masyarakat kampung sini,” jelas Taba.

Taba melanjutkan, gubernur juga berpesan kepadanya untuk menampung segala macam aspirasi yang disampaikan dan didapatkan di tengah masyarakat untuk disampaikan kepada gubernur.

Baca Juga :   Ridwan Kamil-Ganjar Pranowo Kandidat Terkuat Pemimpin Nasional 2024

“Tolong tampung aspirasi masyarakat nelayan kita, nanti sampaikan ke saya, mana program yang bisa kita wujudkan akan kita bantu dengan kolaborasi dengan dinas terkait dan melalui dana pokir-pokir DPRD,” ungkap Taba.

Kepada masyarakat yang hadir, Taba yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Kepri Daerah Pemilihan (Dapil) Sungai Beduk, Nongsa, Bulang dan Galang, juga menyampaikan, bahwa banyak hal yang telah dilakukan untuk memajukan perekonomian di daerah dapilnya.

“Tahun 2021 kita adakan bantuan, melalui pokok-pokok pikiran DPRD. Dengan Dinas Kelautan dan Perikanan kami terus berkoordinasi apa saja kebutuhan masyarakat nelayan dan yang terpilih mendapat bantuan. Dan berdasarkan pilihan saya jatuh pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tuah Anak Negeri,” ucap Taba.

Selain bantuan kepada KUB Tuah Anak Negeri, Taba juga menyampaikan, bahwa melalui dana Pokir DPRD, dirinya juga membantu pengadaan 2 unit kapal berkapasitas 5 GT yang dilengkapi dengan alat tangkap serta 3 buah kelong apung dengan total anggaran Rp 2,9 miliar.

Kemudian di Sembulang, bantuan hibah bibit dan pakan untuk kolam air tawar yang digunakan untuk budidaya lele juga diberikan.

Baca Juga :   Insha Allah Besok Ansar-Marlin Dilantik Presiden

Masih di Sembulang, ada juga bantuan untuk kelompok tani yang menanam bawang merah dan cabai merah yang merupakan salah komoditas penyumbang terbesar komoditas di Provinsi Kepri.

Saat itu pula,,Taba bersama masyarakat akan melaksanakan panen ikan kerapu dengan nilai ekonomis yang tinggi.

Dengan harga perkilonya mencapai Rp 120 ribu, di mana jumlah bibit yang ditebar sebanyak 1.500 ekor.

Menurut Taba, jika bantuan produktif seperti ini terus dikembangkan maka dirinya yakin ekonomi Kepri akan bangkit.

“Oleh karena, itu saya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri, melalui dana Pokir saya ingin membantu nelayan lain dengan pengadaan alat tangkap, pengadaan keramba dan pakan, namun dinas tolong bantu bibitnya. Kolaborasi ini dibutuhkan agar semakin banyak nelayan yang terbantu, masyarakat akan sejahtera dan ekonomi segera pulih,” ujar Taba.

Program bantuan lain yang disampaikan Taba adalah program peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pelaut. Di mana program ini menyasar anak-anak para nelayan dengan tujuan di antaranya melakukan pelatihan untuk mendapatkan sertifikat pelaut sehingga dapat digunakan sebagai syarat masuk dalam perusahan-perusahaan pelayaran yang beroperasi di wilayah Kepri.

Baca Juga :   Calon Kuat Demokrat Dilirik PPP, Sinyal "Perjodohan" Mulyadi dan Emma Yohanna?

“Tahun lalu bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kita berikan pelatihan untuk 13 orang anak pulau. Tahun ini kita lakukan lagi, agar anak-anak ini punya skill dan bisa diterima di perusahaan pelayaran. Zaman semakin berkembang, maka SDM anak-anak kita juga harus ditingkatkan jangan sampainya jadi penonton,” tegas Taba.

Diakhir sambutannya Taba menyampaikan, dirinya telah berusaha keras membantu perekonomian para nelayan dengan terus berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kepri terkait kapal-kapal pemasok Sembako di area labuh jangkar.

“Kalau bisa pakai kapal-kapal nelayan kita saja, kenapa harus pakai kapal orang lain? Saya sudah sampaikan ini, tapi harus bersabar karena kewenangannya bukan di tangan kita. Akan saya terus usahakan ini, saya tidak akan berhenti,” tutup Taba.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Arif Fadillah, Tokoh Masyarakat Pulau Akar, Perangkat RT/RW Pulau Akar, Ketua KUB Tuah Anak Negeri Rahman, Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Lang Sakti Kota Batam dan Tokoh Masyarakat Pulau Panjang Barat Awangdorani dan Awang Herman.

Editor: Budi Adriansyah