Ansar Ahmad Hadiri Final Lomba Orasi Politik: Upaya Menanamkan Pendidikan Politik yang Baik

cMczone.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, mengapresiasi kegiatan perlombaan orasi politik yang menurutnya akan bisa efektif, memberikan pemahaman dan pendidikan berpolitik secara baik, terutama bagi generasi muda.

“Karena dengan memahami politik secara baik, akan menggugah semangat generasi muda untuk tidak apriori (pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman) kepada pemimpinnya,” kata Ansar, di Gedung DPRD Kota Batam, Sabtu (13/8/2022).

Selain Ansar, acara grand final lomba orasi politik juga dihadiri oleh Anggota DPD-RI Ria Saptarika, Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy.

Acara juga dihadiri para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai politik tingkat kabupaten/kota.

Menurut Ansar, politik itu memang identik dengan kekuasaan. Tapi dalam ilmu politik pula, kalau kekuasaan itu bukan menjadi tujuan akhir.

Baca Juga :   Dugaan Ijazah Palsu yang di gunakan oleh Bupati terpilih pada Pilkada 50 Kota tahun 2020

Tujuan akhir dari politik adalah bagaimana kekuasaan itu bisa mensejahterakan masyarakat. Maka kata Ansar, siapa saja pemimpinnya, tentu bisa dilihat dari bagaimana dia memimpin.

Apakah seorang pemimpin itu menggunakan kekuasaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi atau justru sebaliknya.

Di mana dengan kekuasaan yang dimilikinya, dia akan berusaha semaksimal mungkin, berjuang bersama, guna mensejahterakan masyarakat yang dipimpinnya.

“Semua itu bergantung dan kembali kepada cara bersikap pemimpin itu sendiri,” ujar Ansar.

Tapi terlepas dari itu, lanjut Ansar, setiap pemimpin itu harus memiliki harapan yang tersambung dengan keinginan masyarakat. Karena pemimpin itu hadir untuk mewujudkan apa yang diinginkan oleh masyarakatnya.

Pemimpin juga harus ditopang dengan kualifikasi pendidikan yang memadai. Karena ini akan sangat menunjang kedewasaan dia berpikir, berkomunikasi, hingga kecakapan menjadi leadership yang baik.

Baca Juga :   Reses 'Sambung Rasa' Dewi Kumalasari di Daik Lingga: Wakil Rakyat Harus Hadir dalam Bentuk Fisik dan Psikologis

Pada kesempatan tersebut, Ansar berharap, agar  kegiatan seperti ini banyak dilaksanakan dan digelar di banyak tempat. Agar bisa menambah wawasan generasi muda, dan membuat mereka tertarik pada dunia politik.

Kegiatan orasi politik sendiri telah melewati beberapa tahapan dan seleksi, hingga akhirnya menyisakan 16 peserta yang berhak masuk ke babak grand final.

Jumlah finalis sendiri mewakili jumlah partai politik yang kemarin bertanding dalam pesta demokrasi Tahun 2019.

Di mana masing-masing finalis tampil mempresentasikan partai politik yang diwakili. Semua peserta menunjukan kemampuan terbaiknya. Untuk selanjutnya akan terpilih tiga finalis terbaik dan berhak mendapatkan hadiah menarik yang telah disediakan.

Seperti diketahui, lomba orasi politik kali ini diselenggarakan oleh salah satu media yang ada di Kota Batam yang disejalankan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77.

Baca Juga :   Empat Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Periode 2019-2024 Diambil Sumpahnya

Editor: Budi Adriansyah