Mawar 14 Tahun, Disetubuhi 4 Remaja

Cmczone.com, Batanghari– Mawar nama samaran (14) gadis di bawah umur warga Kecamatan Muara Bulian, kabupaten Batanghari, Jambi menjadi korban pencabulan oleh empat orang remaja atau lebih, pasalnya korban dalam keadaan pengaruh miras, Sabtu, 05/04/2024, dini hari.

Mawar mengaku tidak sadarkan diri setelah beberapa pria menyetubuhi tubuhnya. Ia hanya ingat empat orang remaja yang telah menyetubuhinya sebelum ia benar-benar tak sadarkan diri.

“Yang saya ingat empat orang yang menyetubuhi saya bang, saya tidak tahu mungkin ada yang lain lagi, pasalnya saya tak berdaya dalam pengaruh minuman keras hingga tidak sadarkan diri,” tuturnya kepada jurnalis Newslan.id.

Baca Juga :   PD IKA UNAND SUMUT Akan Adakan Halal Bihalal 1443 H 29 Mei 2022 Mendatang

Di dampingi (R) ibunya, Mawar menceritakan kronologi kejadian bahwa saat itu dirinya berdua dengan sepupunya yang juga seorang wanita berinisial VV di ajak pria yang ia kenal berinisial DN ke suatu tempat cucian mobil wilayah simpang Terusan. Sesampai di sana, Mawar dan VV di beri minum.

“Waktu itu kami disuruh minum, saya tidak tahu itu air apa yang ada di gelas ale-ale, jadi saya minum, setelah itu kepala saya pusing sebelum akhirnya saya benar-benar tidak sadarkan diri,” paparnya.

Ketika saya tidak sadarkan diri, sepupu saya VV ternyata tidak minum, dia sempat mengambil video saya sedang tidak sadarkan di samping DN.

Baca Juga :   Apresiasi..!! Polres Labuhanbatu Kurun Waktu Tiga Pekan, Amankan 65 Bandit Jalanan di Labuhanbatu.

“Setelah Saya tidak sadarkan diri, menurut cerita dari VV saya diangkat ke tempat yang sepi, saat itu lah saya dicabuli,” imbuh Mawar.

Ibu Mawar, R menambahkan, Mawar ditemukan tetangga terbaring di jalan dekat rumahnya dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Anak saya ditinggal di pinggir jalan dekat rumah. Sesampainya di rumah, VV menceritakan kejadian yang mereka alami,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, (R) Ibu Mawar sudah melakukan visum dan melaporkan ke pihak kepolisian Resor Batang Hari dengan nomor pengaduan STBPP/118/IV/2024/Res Batanghari.

“Saya berharap, polisi dapat segera menindaklanjuti laporan kami menangkap para pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar (R) penuh harap. (Tim)