Tampang Wajah Penipu Ratusan Juta Rupiah Bernama Edi Sunaryo Dan. M kutar Beserta Abdul Muthalib Keberadaan Pelaku Tidak Ditemukan Sampai Saat kini

cMczone.com, Pekanbaru, Riau– Saat team media konfirmasi salah satu warga berinisial AS memberikan kronologis kejadian sebagai korban penipuan Ratusan juta oleh pelaku bernama edi sunaryo. pertama kalinya saya ketemu di hotel Emerald di jalan hasanudin kota pekanbaru riau.

Lanjut- dan edi sunaryo mendatangi salah satu meja kantin di hotel emerald, di mana saya duduk pada saat itu. Lalu edi sunaryo membuka cerita, “saya memiliki tender kegiatan yang hampir rampung dan berjalan ada proyek pembuatan Pabrik Pks (tbs) -tandan buah segar.

Dan ada lain nya seperti pembelian lahan perkebunan, membuat salah satu tempat penginapan hotel di pekan baru ini. Tapi saya harus berangkat ke Jakarta untuk tandatangan kontrak (MoU) untuk menjalankan proyek ini, dana proyek ini sudah terkirim ke rekening Bank di Riau ini. Tapi saya kekurangan dana untuk berangkat ke Jakarta teken  (MoU) kontrak. Dan saya putar kepala balek ke pekanbaru ini lagi. Saya butuh dana. Terang nya edi sunaryo kepada korban AS.

Baca Juga :   Polres Merangin Kerahkan Personil Untuk Melaksanakan Kegiatan Antisipasi Mengatasi Penumpukan Sampah

Setelah pihak pelaku mendapatkan dana dari pihak korban sampai saat kini edi sunaryo berbuat janji-janji berulang kali dan memberikan pengharapan yang tidak pasti kepada pihak korban bernama AS melalui vi whatsapp.

Pada saat di konfirmasi melalui via whatsapp kepada bernama edi Sunaryo sebagai pelaku penggelapan ratusan juta serta dua unit mobil,sampai kini belum ada titik terang dari pihak pelaku.

Lanjut- edi Sunaryo, Pada Tgl 18 maret 2024.”Sabar bag saya gak nyangka kalau seperti ini kejadian nya insyaallah dalam minggu ini uda ke pkn baru Mohon sabar bag biar aku selesai kan di sini dulu, lanjut Maap bag hari selasa baru dapat uang bag sabar ya bag sy selesai kan semua Mohon x ya bag.

Baik Pak edi Sunaryo saya pegang ucapan pakde x ini. Terangnya pihak korban AS.

Selasa lah bag aku baru dapat uang sekalian sama denda sy selesai kan. Terangnya Edi Sunaryo chat via whatsapp ke dua x nya.

Baca Juga :   Terkait Anggaran Rumah Tangga Diskominfo Yang Fantastis, Jamhuri Minta Tim TAPD dan BANGGAR Mundur

Pihak korban bernama AS mempertanyakan kembali ke pihak pelaku bernama edi Sunaryo melalui via whatsapp. [26/3 16.30]  Saya tanya mobil saya jam berapa mau diambil di pengadean.Jangan sempat  habis sabar saya bos.

Lanjut.( Edi Sunaryo) Sy masik nunggu duit janji ini hari makanya sy blg ini hari sabar lah bag mlm pun kalau uda masuk sy tf. Terang pelaku edi sunaryo.

Pihak korban  melacak Rumah pihak pelaku bernama edi sunaryo.pada tgl 29 maret 2024 berada di sei tapang. Kec bilah hilir.kb labuhan batu. Sumatra utara. dan edi sunaryo tidak berada di rumah. hanya bertemu dengan pihak istrinya bernama: Suwati

Pada saat pihak korban menerangkan kronologi kepada istri edi sunaryo. Pihak istri edi sunaryo menghubungi suaminya via whatsapp. Namun edi sunaryo tidak mengangkat via whatsaap istrinya tersebut. Lalu istrinya edi sunaryo pesan via whatsap menceritakan tentang semuanya kronologi informasi dari pihak korban bernama AS.

Lanjut nya- cat via whatsaap istri kepada edi sunaryo, “pa ada orang pekan baru.orangnya mau gomong pa. Telpon pa. Lanjut cat via whatsaap dari edi sunaryo, “Bentar aku lagi ngitung uang soal nya mau diselesaikan semua bukan aku yang makan uang nya ini mau dibayar sama bos. Terangnya edi Sunario. Chet kembali via whatsaap dari istri kepada edi sunaryo. “Bilang sama mereka paling lambat hari senin semua diselesaikan kata bos ini”. Terangnya edi sunaryo via whatsaap kepada istri tersebut.

Baca Juga :   Satgas Pamtas Yonif 126/KC Berhasil amankan Narkotika Jenis Ganja dari Masyarakat

Lanjut nya- chat via whatsaap Suwati sebagai istri sunaryo.”jadi orng ini Mintak kepastiannya kalo meleset Gemna pa, karena udah sering janji janji enggak ada yang tepat katanya pa”.terangnya  via whatsaap edi sunaryo “hari senin mau diselesaikan semua sama bos ini bilang usa sangsi “.

Lanjut- pihak korban meminta tindak tegas. kepada kepolisian dan TNI. serta instansi terkait. saya bernama Anto Sitepu. sebagai korban penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah. terhadap Edi Sunaryo. Agar di tindak tegas. serta di berikan sangsi hukuman yang berlaku di Indonesia. (Tim)