Warga Purwodadi Gotong Royong Bersihkan Drainase, Desak Developer Segera Perbaiki Gorong-Gorong Rusak

cMczone.com, Pekanbaru – Warga di lingkungan RT 05 RW 09 dan RT 05 RW 18, Jalan Angsana, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) guna mengantisipasi banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.

Kegiatan goro yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat ini difokuskan pada pembersihan drainase atau parit yang mengalami penyumbatan akibat tumpukan rumput liar dan sampah. Selain itu, warga juga menyoroti kondisi gorong-gorong di pintu masuk Jalan Angsana yang dilaporkan telah jebol dan memperparah aliran air saat hujan turun.

Ketua RT 05, Ari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus langkah darurat untuk mencegah banjir yang semakin sering terjadi.

Baca Juga :   Polres Kuansing Amankan Perayaan Natal Di GPIB Efrata Dalam Rangka Operasi Lilin LK 2024

“Kami bersama warga berinisiatif melakukan gotong royong membersihkan parit yang tersumbat oleh rumput dan sampah. Ini upaya kami agar aliran air kembali lancar dan tidak terjadi genangan saat hujan,” ujar Ari di sela kegiatan.

Namun demikian, Ari menegaskan bahwa persoalan utama bukan hanya pada penyumbatan drainase, melainkan juga kerusakan gorong-gorong di akses utama jalan yang hingga kini belum diperbaiki secara permanen.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah berulang kali menerima janji dari salah satu developer perumahan di sekitar lokasi untuk mengganti gorong-gorong yang rusak dengan box culvert. Namun, hingga saat ini realisasi dari janji tersebut belum juga terealisasi.

“Sudah beberapa kali pihak developer menyampaikan komitmen akan mengganti gorong-gorong ini dengan box culvert yang lebih layak. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut nyata,” tegasnya.

Baca Juga :   Mantap ,Pasca Idul Fitri Pemdes Sungai Jalau Beserta Masyarakat Laksanakan Berbagai Kegiatan

Kondisi tersebut membuat warga harus terus berjibaku setiap kali hujan turun, karena air tidak mengalir dengan baik akibat kerusakan infrastruktur yang belum diperbaiki. Warga berharap adanya tanggung jawab nyata dari pihak developer serta perhatian dari pemerintah setempat agar permasalahan ini segera ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Romi Salah seorang warga juga menyayankan sikap tak peduli dari pihak developer, ” Jika Developer Masih tak merespon saya usulkan untuk adakan pertemuan dan musyawarah kembali dengan pihak developer dan berharap pihak developer memberika respon yang baik.

Selain sebagai bentuk solidaritas sosial, kegiatan gotong royong ini juga menjadi pesan tegas bahwa masyarakat tidak tinggal diam terhadap persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :   Ramadhan Membangun Jiwa Tangguh dan Belajar Mengendalikan Diri

Warga berharap, selain kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, pihak terkait juga segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak, demi mencegah potensi banjir yang lebih besar di masa mendatang.