cMczone.com- Unit pelaksana teknis dinas (UPTD) balai latihan kerja (BLK) Payakumbuh Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar gelar pelatihan pengolahan bambu selama 160 jam pelajaran (JP).
Pelatihan ini bersumber dari pokok-pokok pikiran H. Rafdinal, SH anggota DPRD Sumbar tahun anggaran 2026. Kegiatan ini dihelat di jorong Lawang Tuo, Nagari Lawang, Kec. Matur, Kab. Agam.
Pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat serta mendukung visi gubernur Sumatera Barat dalam mewujudkan Sumbar yang Madani, maju dan berkelanjutan.
Kadisnakertrans Sumbar Firdaus Firman, S.IP,. ME diwakili kepala BLK Payakumbuh H. Satri Edi, S.Sos berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini, hingga terciptanya 100 ribu enterpreneur baru di Sumbar.
“Pelatihan BLK tidak hanya mencetak peserta terampil, tetapi juga mendorong mereka untuk langsung membuka usaha
Setalah pelatihan tidak boleh lagi ada yang menganggur, minimal peserta sudah mampu memulai usaha sendiri,” tegas Kadisnakertrans Sumbar di wakili kepala BLK Payakumbuh H. Satri Edi, S.Sos.
Indikator utama keberhasilan BLK adalah alumni yang berhasil membuka usaha atau bekerja di industri.
“Bukan seberapa banyak yang dilatih, tapi seberapa banyak tamatan yang berhasil memanfaatkan ilmunya,” tutupnya.







