cMczone.com, Sijunjung – Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir Sutan Gumilang menghadiri Wisuda Tahfidz Qur’an dan Tartil angkatan ke-V serta Perpisahan angkatan ke-III SDIT Cahaya Qur’an di Gedung Pancasila Muaro, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan itu mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an, Melahirkan Pribadi Berkarakter Qur’ani dan Siap Melangkah Menuju Masa Depan yang Cerah”
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan dan hafalan Al-Qur’an.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak anak-anak yang unggul secara akademik, namun juga harus mampu membentuk karakter dan akhlak mulia sebagai pondasi generasi masa depan.
“Pendidikan adalah hal yang paling utama. Anak-anak kita tidak hanya dituntut cerdas, tetapi juga harus memiliki hati dan akhlak yang baik,” ujar Benny.

“Jangan merasa setelah anak disekolahkan, tanggung jawab selesai. Orang tua tetap memiliki peran besar dari lahir hingga akhirat,” tegasnya.
Bupati Benny menilai, membentuk karakter serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an menjadi tantangan besar di tengah perkembangan teknologi saat ini. Karena itu, ia mengapresiasi keberadaan Yayasan Akramul Afkar yang dinilai turut membantu mewujudkan visi Generasi Emas 2045.
“Anak-anak kita tidak hanya bersaing di Kabupaten Sijunjung saja. Dengan perkembangan teknologi saat ini, kita harus menyiapkan mental anak-anak dengan cinta Al-Qur’an,” katanya.
Pada kesempatan itu, Benny Dwifa juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan SDIT Cahaya Qur’an melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
“Merintis itu sangat berat. Mudah-mudahan para donatur terus membantu yayasan agar semakin berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Akramul Afkar, H.M. Yusron, Lc menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung atas dukungan terhadap perkembangan yayasan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SDIT Cahaya Qur’an.
Yusron mengungkapkan, saat ini yayasan tengah membangun mushalla dengan dukungan dari berbagai donatur.
“Alhamdulillah banyak donatur ikut membantu pembangunan, termasuk pak bupati membantu untuk pondasi sebesar Rp10 juta dan ada juga donatur yang meminjamkan alat untuk penggalian pondasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala SDIT Cahaya Qur’an, Rahmayanti menyebutkan, peserta wisuda tahfidz tahun ini berjumlah 101 orang mulai dari kelas I hingga kelas VI. Sedangkan siswa kelas VI yang mengikuti perpisahan sebanyak 26 orang.
“Mudah-mudahan anak-anak kita bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tetap mencintai Al-Qur’an,” tutupnya.(dicko)








