Hari Pertama Sekolah, Bunda Guru Sijunjung Tekankan Disiplin, Etika, dan Pembentukan Karakter Siswa

cMczone.com, Sijunjung – Hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 11 Sijunjung diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung khidmat dan penuh semangat, Senin (13/7/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027.

Pada kesempatan itu, Bunda Guru Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus secara resmi membuka rangkaian kegiatan MPLS yang diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa kelas VII, VIII, dan IX.

Dalam amanatnya, Nedia menyebut bahwa hari pertama sekolah merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan karakter positif kepada seluruh peserta didik sebagai bekal menghadapi tahun pelajaran yang baru.

Baca Juga :   Formasi Riau Kecewa Kunjungan Kapolri, KLHK dan Panglima TNI Di Riau

Menurutnya, kegiatan MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal membangun budaya belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi siswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri.

“Jadikan tahun pelajaran ini sebagai awal untuk meraih prestasi dan membangun karakter yang lebih baik,” pesannya di hadapan seluruh peserta upacara.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata, tetapi juga oleh sikap disiplin, etika, serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Nedia turut mengajak para siswa untuk menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga penggunaan teknologi yang tidak bijak. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut kerap berawal dari lemahnya kontrol diri dan buruknya manajemen waktu.

Baca Juga :   Plt Bupati Apresiasi Pengurus Etnis Meriahkan HUT Pemkab Ke73

“Masa remaja merupakan fase yang sangat penting dalam mencari jati diri. Karena itu, pilihlah lingkungan pergaulan yang positif dan isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Energi besar yang dimiliki remaja harus diarahkan untuk hal-hal produktif, bukan kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Melalui pesan tersebut, Bunda Guru Kabupaten Sijunjung berharap seluruh peserta didik mampu menjadikan sekolah sebagai tempat membentuk karakter, mengembangkan potensi, sekaligus meraih prestasi.

“Dengan disiplin, etika yang baik, dan semangat belajar yang tinggi, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang cerdas, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.(*)