Firma Hukum Assoc. Prof. Dr. Elviandri & Sunariyo Resmi Diluncurkan, Seno Aji: Kaltim Butuh Layanan Hukum yang Profesional di Era IKN

cMczone.com, Samarinda, Kalimantan – menjadikan hukum sebagai instrumen yang menghadirkan keadilan, kepastian, dan kemanfaatan bagi masyarakat. Menurutnya, firma hukum tidak semata-mata hadir sebagai tempat penyelesaian sengketa, tetapi juga sebagai ruang intelektual yang mampu melahirkan solusi hukum berbasis keilmuan.

 

Ia menekankan bahwa profesi advokat merupakan officium nobile atau profesi yang mulia, sehingga setiap advokat dituntut menjunjung tinggi integritas, independensi, profesionalisme, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan tugasnya.

“Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama budaya kerja kami. Kami ingin menghadirkan pelayanan hukum yang bukan hanya berorientasi pada kemenangan perkara, tetapi juga memberikan solusi yang berkeadilan dan berlandaskan ilmu pengetahuan,” ungkap Elviandri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Firma Hukum Assoc. Prof. Dr. Elviandri & Sunariyo mengusung visi sebagai institusi hukum berbasis keilmuan yang mampu mentransformasikan pemikiran akademik menjadi solusi strategis bagi masyarakat, pemerintah, maupun dunia usaha.

Baca Juga :   Tak Terawat !, 'Sumur Kering' Berserak di Lintas Jalan Raya Petapahan

Menurutnya, pembangunan Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga sekaligus lokasi Ibu Kota Nusantara membutuhkan sinergi yang kuat antara akademisi, praktisi hukum, pemerintah, korporasi, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diyakini akan melahirkan sistem hukum yang adaptif, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Dengan diresmikannya firma hukum tersebut, diharapkan masyarakat Kalimantan Timur memperoleh akses terhadap layanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berbasis keilmuan. Kehadirannya juga diharapkan menjadi mitra strategis bagi pemerintah serta dunia usaha dalam memperkuat kepastian hukum, menciptakan iklim investasi yang sehat, sekaligus mendukung suksesnya pembangunan Kalimantan Timur menuju era Ibu Kota Nusantara