Bupati Benny Dwifa Lantik Pengurus Forum Anak Daerah Sijunjung 2026–2028, Dorong Generasi Berkarakter dan Siap Hadapi Tantangan Zaman

cMczone.com, Sijunjung – Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, resmi melantik Pengurus Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sijunjung periode 2026–2028 di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Senin (3/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat peran anak sebagai pelopor dan pelapor dalam mewujudkan Kabupaten Sijunjung yang ramah anak.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Capacity Building Forum Anak Daerah Kabupaten Sijunjung Tahun 2026 yang menghadirkan Ketua TP PKK sekaligus Ketua P2TP2A Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Bupati Benny menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk terus mendukung pemenuhan hak-hak anak, mulai dari akses pendidikan, pemenuhan gizi, hingga terciptanya lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang generasi muda.

“Tidak boleh ada anak di Kabupaten Sijunjung yang tumbuh tanpa mendapatkan pemenuhan gizi, pendidikan, dan lingkungan yang baik. Kehadiran Forum Anak Daerah menjadi perpanjangan tangan pemerintah sebagai agen perubahan, pelopor, sekaligus pelapor bagi anak-anak di seluruh wilayah Kabupaten Sijunjung,” ujar Benny.

Bupati juga mengingatkan para pengurus Forum Anak agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi secara bijaksana. Menurutnya, kemajuan teknologi, termasuk hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) seperti ChatGPT maupun Gemini, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan diri, tanpa mengesampingkan pembentukan karakter.

Baca Juga :   40 Sumur Ilegal Drilling Bukit Subur Bahar Selatan Berhasil Ditutup Tim Gabungan Polres Muaro Jambi

“Ilmu tidak segala-galanya. Attitude, tingkah laku, dan akhlak tetap menjadi penentu utama bagi Ananda sekalian dalam meraih cita-cita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan berbagai ancaman yang kini dihadapi generasi muda, seperti penyalahgunaan narkotika, pergaulan bebas, perundungan (bullying), hingga judi online. Karena itu, Forum Anak diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengedukasi sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.

Di hadapan para pengurus yang baru dilantik, Benny memberikan motivasi agar anak-anak Sijunjung memiliki rasa percaya diri dan tidak merasa kalah bersaing dengan daerah lain.

“Anak-anak Sijunjung siap bertarung dan tidak boleh minder. Saat ini akses informasi terbuka luas sehingga kesempatan belajar kita sama dengan daerah lain. Yang terpenting adalah semangat belajar, kerja keras, dan restu dari orang tua,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi para guru dan tenaga pendidik yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk membimbing generasi muda.

Baca Juga :   Pengantin Baru Tewas Terseret Banjir di Pekanbaru

Ia memastikan aspirasi Forum Anak yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) akan terus menjadi perhatian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun kebijakan yang berpihak kepada anak.

Tak hanya itu, Benny meminta seluruh kepala perangkat daerah membuka ruang kolaborasi bersama Forum Anak agar organisasi tersebut benar-benar menjadi wadah pembelajaran sekaligus aset daerah dalam membangun generasi penerus.

“Saya mengajak seluruh kepala perangkat daerah membuka ruang bagi Forum Anak Daerah untuk berkolaborasi. Anak-anak ini adalah aset yang harus kita bina bersama sekaligus menjadi bagian dari upaya mitigasi berbagai risiko yang dapat membahayakan mereka. Dengan dukungan seluruh pihak, termasuk Forkopimda dan Kementerian Agama, saya optimistis Sijunjung mampu mencetak generasi penerus yang unggul dan berkarakter,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Sijunjung, Yofritas, menjelaskan bahwa pelantikan pengurus Forum Anak Daerah periode 2026–2028 didasarkan pada Surat Keputusan Bupati Sijunjung Nomor 201/KPTS/Bupati/2026 yang ditetapkan pada 30 Juli 2026.

Menurutnya, Forum Anak dibentuk sebagai wadah partisipasi anak untuk menyampaikan aspirasi, pendapat, serta kebutuhan mereka kepada pemerintah maupun masyarakat.

Baca Juga :   Warga Resah Jalan Penghubung Dua Kabupaten Banjir

“Forum Anak diharapkan mampu meningkatkan peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P), memperkuat perlindungan anak, serta mempercepat terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sijunjung,” ujar Yofritas.

Ia menjelaskan, rangkaian peringatan Hari Anak di Kabupaten Sijunjung diawali dengan pelaksanaan upacara bendera secara serentak di seluruh sekolah atas arahan Bupati Sijunjung. Setelah melalui proses seleksi dan orientasi, para pengurus baru akan mengikuti kegiatan capacity building sebagai bekal menjalankan organisasi.

Selain itu, Forum Anak juga dijadwalkan melakukan kunjungan empati ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tanjung Pati sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada anak-anak yang sedang menjalani pembinaan. Adapun puncak peringatan Hari Anak Kabupaten Sijunjung Tahun 2026 akan digelar pada pekan ketiga Agustus mendatang.

Untuk mendukung aktivitas Forum Anak, Pemerintah Kabupaten Sijunjung juga telah menyiapkan sekretariat di Gedung PPA.

“Sekretariat tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk alat musik modern dan tradisional, yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang pengembangan kreativitas anak-anak di Kabupaten Sijunjung,” tutupnya. (Dicko)