cMczone.com, Sijunjung – Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Sijunjung masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Jumat (9/10/2026).
Pengukuhan ini menjadi langkah awal pengembangan domino sebagai cabang olahraga sekaligus upaya menjaring atlet berprestasi di Ranah Lansek Manih.
Pengukuhan itu dipimpin Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah dan didampingi oleh Ketua ORADO Provinsi Sumbar, Helmi Moesim AY serta ditandai dengan penyerahan bendera pataka kepada Ketua Pengurus Cabang ORADO Kabupaten Sijunjung, Rengga Wana Putra.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Turnamen Domino Dandim Cup I dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Turnamen ini diikuti peserta dari Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto, dengan pertandingan ekshibisi yang melibatkan 16 tim serta pertandingan kompetisi delapan tim (empat tim Sijunjung dan empat tim Sawahlunto).
Saat ditemui, Ketua ORADO Sijunjung, Rengga Wana Putra, menyampaikan pengukuhan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membawa olahraga domino tumbuh secara positif dan inklusif di tengah masyarakat.
“Hari ini bukan sekadar pengukuhan sebuah kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah perjalanan. Kami ingin ORADO Sijunjung hadir untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga yang menghibur sekaligus mencerdaskan. Di balik setiap keping domino terdapat proses berpikir, membaca situasi, menyusun strategi, mengambil keputusan, dan belajar menerima hasil dengan sportif,” ujarnya.
Rengga berkomitmen untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga yang mengandalkan konsentrasi, strategi, ketelitian, kemampuan berhitung, dan kecerdasan dalam mengambil keputusan.
Menurutnya, pengembangan ORADO akan dilakukan secara bertahap melalui berbagai kegiatan dan turnamen, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga nagari. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaring atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Harapan kita, kegiatan positif seperti ini terus berlanjut. Kami juga ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa domino bukan semata-mata permainan yang identik dengan judi, tetapi dapat menjadi cabang olahraga yang melahirkan atlet berprestasi,” kata Rengga.
Senada dengan itu, Ketua ORADO Sawahlunto, Musfrizal, berharap organisasi tersebut dapat berkembang dan mengubah stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino.
Ia optimis, melalui pembinaan dan kompetisi yang terarah, ORADO dapat melahirkan atlet-atlet domino yang mampu bersaing di berbagai tingkatan.
“Kami dari Sawahlunto membawa tim untuk pertandingan ekshibisi sebanyak 16 tim dan empat tim untuk kompetisi,” ungkapnya.
Sementara, Dandim 0310/SSD, Letkol Inf. Dicky Sakti Maulana, S.Hub.Int., mengatakan, turnamen domino menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mencari bibit atlet potensial.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya dapat dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi, baik dari Sijunjung maupun Sawahlunto,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dandim Cup I tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diharapkan berkelanjutan. “Panitia juga menyediakan piala bagi juara I, II, dan III, piala bergilir, serta uang pembinaan bagi para pemenang,” tukasnya.(*)







