Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara merilis angka inflasi Oktober 2025 sebesar 4,97 persen, tertinggi secara nasional.
Penyumbang utama berasal dari kenaikan harga bahan makanan, transportasi, dan bahan bakar.
Kepala BPS Sumut menjelaskan, kabupaten dengan inflasi tertinggi adalah Deli Serdang, mencapai 6,24 persen.
“Kenaikan harga sayur, cabai, dan ongkos logistik menjadi faktor utama,” katanya dalam konferensi pers di Medan.
Pemerintah Provinsi Sumut segera menggelar operasi pasar dan memperkuat stok bahan pangan di gudang Bulog.
Namun di lapangan, harga beras, minyak goreng, dan cabai masih naik.
“Beras sudah Rp15.000, cabai Rp90.000. Uang belanja tak cukup lagi,” keluh Marni (40), ibu rumah tangga di Medan.
Catatan Redaksi cMczone.com:
Angka ekonomi bukan sekadar statistik, tapi napas rakyat kecil.
Ketika harga tak terkendali, keadilan sosial pun ikut tercekik. Pemerintah wajib hadir bukan hanya dengan operasi pasar, tapi dengan kebijakan yang menyentuh dapur rakyat.







