Minta BPBD Transparan Terkait Bantuan Galodo Sumbar, Bapermen Surati BPBD Sumbar

cMczone.com– Pasca musibah longsor dan galodo yang dialami masyarakat di beberapa kota dan kabupaten yang ada Sumatera Barat pada akhir tahun 2025 menyisakan suka mendalam bagi masyarakat korban longsor dan galodo tersebut.

Namun pasca bencana longsor dan galodo ini banyak pertanyaan di tengah masyarakat berapa bantuan dari donatur untuk para korban longsor dan galodo tersebut, pasalnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat belum merilis berapa jumlah bantuan yang masuk dan berapa bantuan yang telah disalurkan?

Menyikapi banyaknya informasi dan laporan dari masyarakat tersebut, Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (Bapermen) Sumatera Barat, menyurati Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Selasa, (03/03) yang intinya BPbD Sumbar untuk lebih terbuka terkait dana yang masuk dan keluar bagi korban longsor dan Galodo Sumbar.

Baca Juga :   Santri Ponpes BUNAYYA, Juara Nomor Kata Pada ajang O2SN, Fathar Wakili Kota Payakumbuh

Menurut Dirwaster Bapermen Sumbar, Hendri Pratama mengatakan, seperti diketahui saat galodo dan longsor Sumbar kemarin, donasi dari pihak swasta dan pemerintah daerah lain, banyak masuk Ke Sumbar untuk membantu korban longsor dan galodo Sumbar.

Namun menurut Hendri, anehnya sudah beberapa bulan pasca bencana BPBD belum merilis berapa donasi yang masuk dan berapa yang sudah disalurkan oleh BPBD, baik berupa uang maupun berupa bantuan barang yang dibutuhkan. *Kami dari Bapermen meminta kepada BPBD untuk lebih transparan terkait bantuan ini,” ujarnya.

Sementara, ketua Dewan Pimpinan Nasional Bapermen, Romi Yuhendra mengatakan, donasi yang masuk dari donatur adalah hak bagi korban bencana longsor dan galodo, dan itu harus disalurkan, “kami minta BPBD Sumbar lebih terbuka dan transparan berapa bantuan yang masuk dan berapa yang disalurkan, kita uga akan menyurati kementrian KPK, BPK, BNPB dan Penegak hukum lainnya, biar tidak ada dusta diantara kita,” ujar Romi.

Baca Juga :   Temu Wisata Nasional Pariwisata Kabupaten 50 Kota Digelar di Sarilamak Senin 10 Januari 2022

(*)