Satreskrim Polres Sijunjung Cek Tiga SPBU, Tak Temukan Pelansiran BBM Subsidi

Sijunjung – Menindaklanjuti video dan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan pelansiran BBM bersubsidi yang disebut-sebut mendapat backing oknum aparat penegak hukum (APH), Satreskrim Polres Sijunjung turun langsung melakukan pengecekan ke tiga SPBU.

Pengecekan dipimpin Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Alkautsar Ananputra, SIK., MH, pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 16–17 Agustus 2026, mulai pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB.

Tiga SPBU yang diperiksa yakni SPBU 14.275.599 Muaro Gambok, SPBU 14.275.595 Muaro Bodi, dan SPBU 14.275.550 Tanah Bedantung.

Hasil pengecekan di ketiga lokasi menunjukkan antrean kendaraan masih dalam kondisi wajar. Petugas tidak menemukan aktivitas pelansiran Bio Solar maupun Pertalite, kendaraan bertangki modifikasi, maupun pembelian yang tidak sesuai barcode kendaraan.

Baca Juga :   Bupati Kampar Hadiri Rapat Kerja Bersama Presiden RI.

Di SPBU Tanah Bedantung, petugas memang menemukan antrean kendaraan saat pengisian Bio Solar. Namun, hasil pemeriksaan di lapangan tidak menemukan adanya aktivitas pelansiran.

Satreskrim juga melakukan pengumpulan bahan keterangan dari pihak manajemen SPBU terkait video yang beredar.

Manajer SPBU 14.275.550 Tanah Bedantung, Jasrizal, menjelaskan kendaraan yang terlihat dalam video merupakan kendaraan yang sedang mengantre untuk mendapatkan Bio Solar.

Berdasarkan pemeriksaan CCTV dan data Automatic Tank Gauging (ATG), narasi dalam video disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pihak SPBU menyebut pasokan Bio Solar baru tiba pada 14 Agustus 2026 sekitar pukul 05.00 WIB, sedangkan rekaman yang dipersoalkan berlangsung 13 Agustus sekitar pukul 20.00–21.00 WIB.

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Kp. Perawang Barat Salurkan Bantuan Alat Kebersihan untuk Masjid.

Meski belum menemukan pelanggaran dalam pengecekan tersebut, Satreskrim Polres Sijunjung memastikan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi tetap berlanjut.

Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Wildan Alkautsar Ananputra, SIK., MH menegaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU di Kabupaten Sijunjung untuk memastikan kebenaran informasi terkait dugaan pelansiran BBM bersubsidi yang beredar di media sosial.

“Dari hasil pengecekan di tiga SPBU, kami tidak menemukan adanya aktivitas pelansiran BBM bersubsidi, baik Bio Solar maupun Pertalite. Kami juga memastikan pembelian menggunakan barcode yang sesuai dengan kendaraan dan tidak ditemukan kendaraan dengan tangki modifikasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya tetap mendalami informasi dan video yang beredar dengan mengumpulkan keterangan dari pihak terkait serta mencocokkannya dengan data dan rekaman CCTV di SPBU.

Baca Juga :   KPB Gerindra Semprot Pasar Padang Panjang, Mesra Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan Perangi Corona

“Kami tidak akan mengabaikan setiap informasi yang masuk. Setiap laporan maupun informasi yang beredar akan kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

AKP Wildan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Yang paling penting, distribusi BBM bersubsidi harus tepat sasaran. Kami akan terus melakukan pengawasan dan patroli di SPBU untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.(tri)