Hadirkan Ustadz Abdurrahman dan dr. Ola Prianti, KTPI Sumbar Akan Mengadakan Standardisasi Nasional Totok Punggung di Solok Kota

Sumatera Barat – Pengurus Wilayah Keluarga Terapis Punggung Indonesia (KTPI) Sumatera Barat akan menggelar Ujian Kompetensi Standardisasi Totok Punggung Nasional pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di wilayah Solok Kota dengan PD KTPI Solok Raya sebagai tuan rumah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para praktisi totok punggung, sekaligus menyamakan standar kemampuan terapi di kalangan anggota KTPI.

Ketua Bidang Humas KTPI Sumatera Barat, Rizal Efendi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta keseragaman standar pelayanan para praktisi totok punggung di Sumatera Barat.

“Insyaallah bulan oktober mendatang kita akan melaksanakan ujian standardisasi bersama Ustadz Abdurrachman berkolaborasi dengan dr. Ola Prianti,” ujar Rizal kepada media, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga :   85 Mahasiswa Papua Barat Dilatih Bela Negara

Menurutnya, standardisasi tidak hanya menjadi ajang menguji kemampuan praktisi, tetapi juga penting untuk memastikan teknik terapi dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kegiatan tidak hanya berfokus pada ujian standardisasi. Peserta juga akan mengikuti pelatihan dasar dan pendalaman, upgrading keilmuan totok punggung, serta pelantikan pengurus daerah kabupaten/kota,” tuturnya.

Untuk mengikuti ujian standardisasi totok punggung, kata Rizal, peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki sertifikat dasar dan pendalaman, data 50 pasien yang pernah ditotok, serta Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Dengan adanya standardisasi ini, kita berharap para penotok semakin profesional, memiliki kompetensi yang terukur, serta semakin luas memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga :   Melalui Vicon, Ka Kuwil dan Ka Akun Lantamal IV ikuti Rekernisku I TNI-AL Tahun 2020

Ujian standardisasi tersebut ditargetkan diikuti 100 terapis dan praktisi dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Ia mengajak para peserta segera mendaftarkan diri dalam pendataan pembuatan KTA dan memenuhi ketentuan organisasi sebelum mengikuti ujian.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun tenaga terapi totok punggung yang lebih terstandar, profesional, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya.

Untuk informasi dan pendaftaran, peserta dapat menghubungi Ketua Panitia, Hamdani, S.Si., di nomor 0812-6763-293.(dicko)