oleh

Pelaku Tabrakan Maut Di Ruas Jalan Kubang Raya Akhirnya Di Jebloskan Ke Penjara

Pekanbaru,(cMczone.com) – Alvin (40th) ditabrak sepeda motor, sepulang dari menjemput anaknya seusai latihan silat, ternyata itulah kali terakhir dia menjemput sang anak.

Kecelakaan yang menimpannya laki laki malang tersebut terjadi pada sabtu (29/6/19) sekitar pukul 23.30 wib diruas  jalan Kubang Raya Kampar.

Wawancara langsung cMczone.com dengan Paman korban Arisman 7(43th) menverita kronologis kejadian, Sepulang menjemput anaknya menggunakan  becak, tiba becaknya mogok di jalan kemudian sang ayah menepikan becaknya dan menghidupkannya kembali becaknya namun naas baginya dari arah belaka tiba tiba sepeda motor beat yang dikendarai oleh seorang laki laki dengan membawa satu orang Anak kecil dan satu orang Perempuan dewasa langsung menabrak laki laki malang tersebut.

Seketika sang ayah terpental dengan posisi tertelungkup dan kepala terhempas ke pinggir kiri jalan yang berbatu.

Korban yang dalam keadaan kritis langsung dilarikan ke rumah sakit aulia Kecamatan Tampan Pekanbaru. Sesaat kemudian Pelaku juga sampai di Rs Aulia.

Namun ketika pihak keluarga Korban sampai di Rs Aulia, Pelaku berinisial (RT) umur lebih kurang 40 tahun warga perumahan payung sekaki Kualu kabupaten Kampar, tidak ada lagi di tempat. Pihak keluarga berusaha mencari keberadaan pelaku dengan cara mengecek data ke CS Rs Aulia karena si pelaku juga melakukan pengobatan di Rs Tersebut.

Setelah alamat pelaku di dapatkan dan juga berdasarkan rekaman CCTV tempat tinggal pelaku akhirnya ditemukan namun menurut warga sekitar Pada Minggu (30/7/19) sekira pukul 05.00 Pelaku sudah pergi dari rumah.

Setelah dilakukan pencarian akhirnya pelaku ditemukan di Jl. Cipta karya Panam Pekanbaru, dan diserahkan ke Pihak Kepolisian Sektor Tambang – Kampar untuk proses lebih

Pada hari Selasa (2/7/19) sekira pukul 17.00 Wib Korban yang bernama Alvin (40th) warga perumahan Mutiara Kualu 9 menghembuskam Nafas terakhirnya. Dan dikebumikan pada selasa Malam.

Almarhum Alvin yang merupakan tulang punggung keluarga meninggalkan dua Orang istri dan empat orang anak.

Menurut Adik kandung korban Hasrat Budiman ” kami dari Pihak keluarga sangat kecewa dikarenakan hingga abang kami dikebumikan tidak ada satu orangpun dari pihak pelaku yang datang kerumah Korban untuk sekedar memperlihatkan rasa  bersalah dan bentuk tanggung jawa dan membantu pihak korban dan kami minta semoga pelaku diberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku. Ujar hasrat.

Komentar

Berita Lainnya