oleh

Ustadz Ismail Akzam | Bekerja di Atas Keridhoan Allah Subhanahu Wa Ta’ala

Oleh : Ustadz Ismail Akzam Dosen Pendidikan Bahasa Arab UIR, PhD of Arabic Linguistic IIUM

CMCZONE.COM – Sering terjadi permasalahan bekerja terkadang setan selalu memberikan benih-benih yang membuat antara manusia dengan manusia lainnya memiliki sifat-sifat yang saling menjatuhkan, saling mendendam, saling beriri hati dan tidak merasa ridho dengan apa yang sudah dicapainya. Inilah permasalahan yang selalu terjadi dimana-mana tempat bekerja. Apakah pekerjaan ini harus dialami dengan hal-hal yang berbau kebencian dan dosa?. Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan peluang-peluang bagi siapa saja yang mau berusaha dan berdoa maka rezeki itu pasti dijamin oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bahkan Allah Jalla Jalaluhu memberikan isyarat bagi siapa saja yang bertakwa kepada Allah maka ia mendapatkan jaminan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.

ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب

Siapa yang bertakwa kepada Allah maka Allah memberi rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Dari sini Allah Subhanahu wa Ta’ala menjamin rezeki siapa saja yang bertakwa maka Allah berikan rezeki itu dari jalan yang tidak diketahuinya.

Sesungguhnya sifat hasad itu menghancurkan siapa saja yang memilikinya dan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya melarang agar tidak meniru sifat hasad tersebut dan sifat ini hanya ada pada iblis yang dengki, yang iri kepada nabi Adam Alaihis Salam sehingga nabi Adam Alaihis Salam sampai dijerumuskannya dengan kemaksiatan dan diturunkan ke muka bumi ini sehingga menyesal dengan perbuatannya tersebut dan berdoa kepada Allah Tabaroka wa Ta’ala:

ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين.

Ya Allah kami telah menzhalimi diri kami sendiri jika Engkau tidak mengampuni kami dan tidak menyayangi kami sungguh kami termasuk orang-orang yang merugi.

Hasad tidaklah menguntungkan di dalam keadaan apapun apatah lagi di dunia kerja jangan engkau bersifat hasad  janganlah engkau bersifat iri dengki karena itu semua menghancurkan segala hal yang telah dibina dan dikerjakan oleh umat manusia di muka bumi ini.

Wallahul Musta’an ‘Ala Ma Tashifuun

Komentar

Berita Lainnya