oleh

Terkait Dugaan Kerusakan Beberapa Bangunan Fisik di Desa Tri Mulya, LSM JPK Desak Inspektorat Untuk Kroscek

Tanjabtim, (cMczone.com) – Terkait dugaan terjadinya beberpa kerusakan bangunan fisik di Desa Tri Mulya Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemantau Kewenangan (LSM JPK) Provinsi Jambi, Abdullah angkat bicara. Rabu (25/032020)Dirinya sangat menyayangkan sekali ada beberapa fisik bangunan yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) pada tahun 2019, diduga telah mengalami kerusakan.

“Saya selaku Ketua LSM JPK sangat menyayangkan ada Kepala Desa diduga seakan akan anti kritik, padahalkan penggunaan Dana Desa harus transparan dan jelas,” Kata Abdullah saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp pribadinya belum lama ini.

Ia juga sangat prihatin dengan dugaan kerusakan beberapa objek pembangunan Fisik di Desa Tri Mulyo. Maka dari Itu, selaku Ketua LSM JPK mendesak kepada pihak yang berkompeten untuk kroscek kembali dugaan kerusakan yang ada di Desa Tri Mulya dan menemukan apa penyebabnya.

Baca Juga :   Dikonfirmasi terkait kinerja Satgas Sampah , kabid program dan sekretaris alergi terhadap wartawan .

“Saya juga sangat prihatin dengan Desa Tri Mulya dengan dugaan pembangunan yang mengalami kerusakan di beberapa objek. Seperti Jembatan dan Rabat Beton yang dibangun di desa Tri Mulya, di dusun l dan saya meminta pihak berkompeten kroscek kembali pengunaan Dana Desa di Desa Tri Mulya. Apakah ada indikasi asal asalan dalam pekerjaan beberapa pembangunan yang bersumber uang negara. Karna setiap rupiah penggunaan uang negara harus memiliki pertanggung jawaban secara subtansi,” tegasnya.

Atas dugaan pembangunan yang diduga mengalami kerusakan dalam hitungan bulan. Pria kelahiran Tanjung Jabung Timur ini mendesak pihak-pihak terkait agar lebih jeli dalam melaksanakan tugas pengawasan.

“Saya mendesak kepada Inspektorat dan dinas terkait untuk lebih mengawasi pembangunan desa yang ada di Tanjung Jabung Timur. Demi mensukseskan niat luhur pemerintah untuk membangun desa tertinggal,” pungkasnya. (Tim)

Komentar

Berita Lainnya