oleh

Berawal Dari Hobi Menjadi Profesi

oleh : Agus Bulan Juli

Penikmat kopi merangsak ke berbagai kalangan, tidak hanya di lingkungan perkotaan, tapi juga menyasar hingga ke pelosok daerah. Bukan hanya pria namun para wanita juga banyak yang berkecimpung di Industri kopi.

Trand eksistensi wanita di dunia perkopian bukan hanya marak terjadi seiring berkembangnya bisnis kopi di berbagai daerah. namun tak jarang ada wanita yang begitu menjiwai kopi hingga memutuskan untuk menjadikan kopi sebagai bagian dari hidupnya.

Dialah Puspa Dwi Yanti, dara kelahiran Pekanbaru 23 Maret 1999 ini begitu mencintai kopi yang mana hal tersebut diawali dari sang ayah yang gemar mencekoki kopi kepadanya semasa ia kecil, hingga pada akhirnya kebiasaan tersebut konsisten ia pertahankan hingga sekarang.

Hobi minum kopi membuat Puspa gemar berkunjung ke Coffee Shop di berbagai sudut kota pekanbaru, hal itu pula yang membuat ia mantap meyakinkan diri untuk mendalami pengetahuan tentang kopi.

Baca Juga :   Kodim 0309/Solok dalam rangka kegiatan Karya Bhakti TNI Mensosialisasikan Jambanisasi kepada Masyarakat Kota Solok dan Kab Solok di Aula Kodim

Kariernya dibidang kopi bermula ketika ia melamar perkerjaan di salah Coffee Shop di pekanbaru, pada mulanya ia berprofesi sebagai Helper Barista, merangkap menjadi Waitters, di Coffee Shop tersebut pula ia banyak menimba ilmu tentang kopi, hingga akhirnya ia dipercayakan untuk menempati posisi Barista di Coffee Shop itu.

Berprofesi sebagai seorang Barista menciptakan kesan tersendiri bagi Pupsa, memberikan seduhan kopi terbaik dan mendapatkan tanggapan yang positif merupakan kepuasan tersendiri yang dapat ia rasakan.

“menjalani rutinitis sebagai Barista itu sangat menyenangkan sekaligus memberikan tantangan tersendiri, aku dapat mempelajari berbagai macam cita rasa kopi selain itu aku juga dapat bertemu dengan banyak orang-orang hebat dan saling berbagi pengetahuan seputar kopi, hal paling memuaskan itu adalah ketika seduhan seorang Barista mendapatkan apresiasi bagi mereka yang menikmati”, ungkap Puspa.

Baca Juga :   Polsek Tenayan Raya ciduk Pengedar Ganja Kering

Setelah hampir satu tahun bekerja di Coffe Shop tersebut, Puspa memutuskan untuk resign, hal itu dilatarbelakangi alasan dimana ia ingin mencari sebuah tentangan baru. tak lama kemudian  ia kembali bekerja di sebuah Coffee Shop lainnya dan mendapatkan kepercayaan menempati posisi sebagai Captain Barista di Coffee Shop itu.

Puspa tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang, peluang tersebut ia manfaatkan guna mengeksplorasi pengetahuan tentang kopi lebih dalam lagi, dan terus meningkatkan kualitas dirinya agar lebih baik lagi.

Selain itu, menekuni profesi sebagai seorang Barista juga membuat ia menemukan banyak hal baru, dimana hal tersebut juga dapat ia implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. membuat ia banyak bertemu dengan orang-orang baru dan berbagi cerita seputar banyak hal.

Baca Juga :   Miris !, Masuki 6 Bulan Guru Honorer PDTA Se-Kabupaten Kampar "Gigit Jari".

Puspa menuturkan bahwa sejauh ini ia cukup enjoy dalam menjalani rutinitas sehari-hari, semua itu tak lepas dari kecintaannya terhadap kopi, hobi yang dapat menghasilkan sesuatu akan memberikan kepuasan batin tersendiri, dan tak ada kata bosan dalam memberikan seduhan terbaik bagi mereka yang datang untuk menikmati kopi.

“sejauh ini aku belum menemukan kata bosan dalam profesi yang kujalani, aku masih ingin terus banyak belajar perihal kopi, aku cukup enjoy dalam keseharian”, ungkap puspa.

terkait industri kopi sendiri, Puspa memiliki banyak harapan, dimana kedepannya ia berharap agar industri ini dapat terus berkembang dan menciptakan lapangan kerja bagi mereka yang membutuhkan. disamping itu peningkatan kualitas pelayan juga menjadi aspek yang tidak boleh dilupakan, karena pada saat ini masih banyak Coffee Shop yang rendah tingkat kualitas pelayanannya.

 

Komentar

Berita Lainnya